Netizen Indonesia Kecam Hinaan Terhadap Egy, Pelaku Buka Suara


SURATKABAR.ID – Pesepakbola muda Egy Maulana merintis karirnya di dunia internasional dengan bergabung di Lechia Gdansk. Tak sedikit dukungan yang diberikan pada Eggy.

Sayangnya, ada kabar tak sedap yang baru saja menghampirinya. Eggy dan klubnya mendapat sindiran dengan nada menghina dari fans Lech Poznan.

Hal ini ternyata membuat pendukung sepak bola Indonesia meradang. Mereka dengan kompak menyerang akun Instagram resmi Lech Poznan. Netizen mengecam hinaan terhadap Eggy.

Saking geramnya netizen terhadap hinaan tersebut, salah satu unggahan akun Lech Poznan, hingga Minggu (18/3/2018) pukul 14.00 WIB mendapat 60 ribu komentar berisi kecaman. Apalagi, unggahannya berisi “Lechia Gdansk Sial Pelac*r”.

Kecaman netizen Indonesia ini akhirnya mendapat tanggapan dari salah satu akun Hooligan Polandia, @stadionowioprawcy. Diketahui, akun ini juga mengunggah foto spanduk berisi hinaan tersebut. Mereka pun mencoba mengklarifikasi unggahannya.

Untuk penggemar Indonesia: Foto tentang pertandingan Lech-Lechia kami dapatkan dari fans lain. Kami merupakan situs penggemar dan mengunggah semua foto tentang penggemar,” tulis @stadionowioprawcy, dikutip dari jawapos.com, Minggu (18/3/2018).

Sementara itu, penggemar Lech Poznan yang disebut-sebut sebagai pelaku utama memilih bungkam dan tak berkomentar. Sedangkan akun resmi Lech Poznan juga belum mengunggah kembali kegiatan terbarunya setelah mendapatkan puluhan ribu kecaman dari netizen Indonesia.

Bergabungnya Eggy dengan Lechia Gdansk memang menjadi perhatian pecinta sepak bola Tanah Air. Bahkan, kini mulai bermunculan jersey Lechia bernomor punggung 10 milik Eggy.

Namun, jersey tersebut bukanlah yang asli alias KW. Diketahui, jersey ini dibanderol dengan harga Rp 150 ribu. Padahal, laman resmi Lechia menjual satu jersey lengkap dengan nama dan nomor punggung Egy seharga 279,99 PLN atau sekitar Rp 1,1 juta.

Hal ini sempat menjadi perhatian masyarakat Polandia, salah satunya kolumnis Piotr Borkowski. Dalam tulisannya di ofenso.com, Borkowski menyebut bahwa Indonesia merupakan negara dengan prosuksi jersey KW yang cukup besar. Bahkan, sangat sulit menemukan penjual jersey asli di Indonesia.

“Orang Indonesia membeli barang tiruan, karena hampir identik aslinya, dan beberapa kali lebih murah,” katanya.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaOgah Dilamar Pakai Lamborghini, Nafa Urbach Minta Ini Pada Hotman Paris
Berita berikutnyaKisah Dua Polwan Cantik Menyamar jadi P*K di Bali