Tak Disangka, Inilah Asal Muasal Pulau Bali jadi Primadona Wisata Dunia

SURATKABAR.IDDi tahun 1932, ada seorang wanita asal Amerika Serikat Muriel Stuart Walker yang memutuskan untuk merantau ke Bali.

Ia melakukan hal itu tanpa pikir panjang setelah menyaksikan sebuah film berjudul Bali The Last Paradise yang saat itu ia lihat posternya di sebuah bioskop.

“Judulnya Bali The Last Paradise. Tanpa pikir panjang lagi aku masuk,” kenang perempuan keturunan Inggris itu dalam buku Revolt In Paradise (1960), dikutip dari Jpnn, Rabu (7/3/2018).

Namun, ketika ia memeriksa literatur tak ada film berjudul Bali The Last Paradise. Sementara itu, satu-satunya film tentang Bali yang diputar di Hollywood pada tahun 1932 berjudul Goona Goona.

Film Goona Goona pun menjadi awal mula kegilaan Amerika terhadap Pulau Dewata. Sampai-sampai film itu dijadikan diksi populer untuk menyebut sesuatu hal terkait hubungan badan.

Tak hanya film, di masa itu juga terbit buku tentang Bali berjudul The Last Paradise karya Hickman Powell. Buku tersebut juga berhasil menjadi topik hangat di Negeri Paman Sam.

Terlepas dari itu semua, Muriel pun sejak tahun 1932 itu dia menetap di Bali dan menjadi anak angkat Raja Bangli. Bule itu mendapat nama Bali K’Tut Tantri. Dia menjadi anak keempat raja tersebut.

Terbukti bahwa Bali telah populer sejak zaman Hindia Belanda. Pemerintah kolonial melalui Koninklijke Paketcart Maatsckapy (KPM), Maskapai Pelayaran Kerajaan Belanda membangun infrastruktur perhubungan ke Bali, pada 1917.

Pada 1924, KPM pun membuka pelayaran mingguan ke Bali dari Singapura, Batavia, Semarang, Surabaya, dan Pelabuhan Singaraja. Rute itu dikenal dengan Bali Express.

Dua tahun setelah itu, wisatawan yang berkunjung ke Bali sebanyak 480 orang menurut majalah Tourism in Netherlands East Indies, edisi 8 Februari 1927.

Melihat peningkatan pengunjung, KPM pun membangun hotel di Denpasar pada 1928 bernama Hotel Bali. Hotel pertama di Bali itu dibangun di atas lahan gelanggang perang mati-matian (Puputan) rakyat Bali ketika melawan Belanda.

Sejak saat itulah para pelancong kian bertambah.

Salah satunya Muriel Stuart Walker. Hingga kini, turis Amerika selalu berada di urutan atas kunjungan wisata ke Bali. Sementara di urutan pertama adalah China, disusul Australia, Jepang, India, Inggris, dan Amerika.