Jokowi Lempar Sekop di Hadapan Banyak Orang, Benarkah Ini Penyebabnya?


SURATKABAR.ID – Sebuah video viral soal Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah menjadi perhatian masyarakat. Pasalnya, dalam video yang beredar tampak Jokowi melemparkan sekop yang dipegangnya.

Salah satunya adalah video yang diunggah LN News di Youtube, Sabtu (10/3/2018) kemarin. Video berdurasi 10 menit 18 detik tersebut menampilkan Jokowi saat melakukan penanaman pohon.

Entah mengapa tiba-tiba Jokowi melemparkan sekop yang dipegangnya. Sebelumnya, sekop tersebut digunakan untuk menguruk pohon yang baru saja di tanam.

Peristiwa ini pun jadi perhatian netizen pengguna Twitter. Tak sedikit yang mengomentari dan menyayangkan tindakan Jokowi di hadapan banyak warga tersebut. Salah satunya adalah akun @Ronin1945. Menurutnya, Jokowi tak perlu melempar sekop dan bisa menyerahkannya pada panitia.

Mengurus negara itu berat
Biar @Nurmatyo_Gatot @marierteman dan @prabowo yang urus
Cukup berikan sekopnya kepada panitia yang ada, jangan dilemparkan karena itu menggambarkan suasana hati yang berat,” tulis akun tersebut, Sabtu (10/3/2018) lalu.

Diketahui, peristiwa ini terjadi dalam acara Hari Menanam Pepohonan Indonesia (HMPI) di Desa Karang Asem, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta, Sabtu (9/12/2017) silam. Namun, videonya kembali viral baru-baru ini.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 45.000 pohon ditanam. Meski begitu, Jokowi sebenarnya menyayangkan program ini. Pasalnya, setelah dilakukan penanaman, biasanya tak dilakukan perawatan sehingga tak ada pohon yang bertahan hidup.

“Anggaran keluar tengah tahun. Buat bibitnya butuh berapa. Bibit 30 cm ditanam di lapangan. Tidak ada biaya perawatan. Mana bisa hidup?” tegas Jokowi dalam video.

Terkait peristiwa tersebut, Jokowi juga sempat memberikan klarifikasi saat berkunjung ke Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Selasa (19/12/2017) lalu.

Di hadapan para mahasiswa dan dosen yang hadir, Presiden mengaku bahwa dia merasa kesal dengan program hutan di Indonesia. Sebab, program ini tak pernah benar-benar memberikan hasil.

Menurutnya, anggaran negara yang dikeluarkan untuk program tersebut cukup besar. Namun, tak membawa manfaat yang nyata bagi kehidupan masyarakat.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaAHY: Partai Kita Tak Bisa Berjalan Sendiri
Berita berikutnyaCurhat Pilu Seorang Istri, Baru 6 Bulan Menikah Suaminya Meninggal Karena Ini