Merinding! Tangani Pasien Sakratul Maut, Dokter Ini Malah Diajak Berbincang. Apa yang Dikatakan?


    SURATKABAR.ID – Menjelang kematian, manusia akan mengalami apa yang disebut dengan sakratul maut. Proses yang begitu menyakitkan ini terjadi sebelum ruh benar-benar meninggalkan tubuh manusia.

    Namun, pengalaman aneh pernah dialami Dr Khalid Al-Jubair di Arab Saudi. Dilansir tribunnews.com dari Syahida, Oktober 2017 lalu, Dr Khalid pernah 3 kali mengalami hal aneh saat menangani pasien sakratul maut.

    Ahli bedah jantung ini mengaku pernah diajak berbincang oleh pasien. Padahal pasien tersebut sedang sekarat menjelang kematiannya.

    Suatu ketika, seorang perawat menelepon Dr Khalid karena salah satu pasien yang terpasang infus di tangan kanannya, cairannya tak berjalan dengan baik. Akhirnya, infus tersebut terpaksa dipindah ke tangan kiri.

    Dr Khalid kemudian menghampiri pasien yang telah dirawat di rumah sakit selama 6 bulan itu. Selama 5 bulan pertama, pasien ini kerap mengobrol dengan Dr Khalid. Namun, memasuki bulan keenam kondisinya memburuk dan dia tak sadarkan diri secara total.

    Dr Khalid kemudian mencoba mancari urat di tangan kiri pasien untuk memasang infus. Namun, tiba-tiba pasien yang tak sadarkan diri ini mengajaknya berbicara. “Dr Khalid apa yang akan kamu lakukan? Apakah kamu Dr Khalid?” tanya pasien itu tiba-tiba.

    “Iya betul saya Dr. halid.” jawab Dr Khalid.

    “Apa yang akan kamu lakukan?” tanya pasien tersebut sekali lagi.

    “Saya akan mencari urat tangan kiri Anda untuk memasukan infus,” jawab Dr Khalid.

    Namun, pasien itu tiba-tiba menegaskan bahwa sang dokter tak akan menemukan apa yang dicarinya. “Tidak! Kamu tidak akan menemukan urat tersebut karena saya sudah menjadi mayat.” katanya.

    “Tidak kamu bukan mayat,” tegas Dr. Khalid.

    Namun, pasien ini tetap ngotot bahwa dirinya adalah seorang mayat. “Wahai dokter saya sudah menjadi mayat, saya mellihat apa yang tidak kamu lihat. Sungguh saya melihat malaikat maut berada di depan saya sekarang,” ujar pasien tersebut seraya menggenggam tangan sang dokter.

    Selama 30 tahun menjadi dokter, ternyata Dr Khalid tak hanya sekali mengalami kejadian serupa. Ia bahkan menemui 3 pasien yang menghadapi sakratul maut dan mengajaknya berbicara.

    Ketiga pasien ini mengatakan tiga hal berbeda. Namun, ketiganya mengaku telah melihat surga dan mencium aromanya.

    “Wahai dokter janganlah kamu buat capek dirimu, sungguh aku telah melihat kedudukanku di surga dan para bidadari telah disiapkan untukku,” ujar pasien pertama.

    “Sesunguhnya saya telah mencium aroma surga sekarang,” kata pasien kedua.

    “Sungguh saya melihat surga sekarang,” tutur pasien ketiga menjelang kematiannya.

    Dalam ilmu medis, seharusnya pasien yang menghadapi sakratul maut tak bisa berbicara ataupun bergerak. Namun, pengalaman Dr Khalid membuktikan bahwa kuasa Sang Pencipta sangatlah luar biasa.