Syok Merasa Tak Bersalah Dan Dijebak, Pretty Asmara Menangis Divonis 6 Tahun Penjara


Foto: Tribunnews

SURATKABAR.ID – Majelis Hakim telah memberi putusan untuk kasus dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkotika dengan terdakwa Pretty Asmara (40), pada hari Kamis (8/3/2018).

“Sudah diputus hakim, vonisnya itu enam tahun kurungan penjara dan denda Rp 1 miliar subsider tiga bulan kurungan,” ujar Rohman Hidayat, kuasa hukum Pretty Asmara, melalui hubungan via sambungan telepon, Jumat (9/3/2018), seperti dilansir dari Tribunnews.com.

Menurut Rohman, Pretty yang begitu syok sampai menangis di ruang sidang, tak lain karena ia merasa bahwa dirinya tak bersalah dan dijebak.

“Dia (Pretty) menangis di ruang sidang karena shock dan kaget kan pasti,” ujarnya.

Pretty menerima vonis ini dengan amat berat, sebabnya ia merasa dirinya tak bersalah serta dijebak oleh temannya sendiri yang bernama Alvin.

“Menurut kami sih pada intinya bahwa majelis hakim itu sepakat, Pretty adalah korban dari penjebakan. Soalnya waktu penangkapan tidak ada barang bukti narkotika di Pretty,” terang Rohman Hidayat.

Roman Hidayat selaku kuasa hukum Pretty, mengungkap tentang putusan majelis hakim yang dianggap sangat berat oleh kliennya.

“Pastinya berat yah putusan majelis hakim. Karena Pretty juga adalah korban penjebakan,” kata Rohman Hidayat masih melalui sambungan telepon, Jumat (9/3/2018).

Hal yang memberatkan putusan terhadap Pretty menurut Rohman ialah UU Narkotika serta program pemerintah yang kini tengah memberantas narkotika.

“Yang memberatkan ya mungkin Pretty tidak mendukung program pemerintah memberantas narkoba. Itu aja. Tidak ada yang istimewa sih,” katanya.

Di samping itu, Rohman menyampaikan kalau yang memberatkan putusan juga berita persidangan. Terdapat bukti bahwa Pretty menerima tawaran oleh Alvin untuk membuat pesta dengan mudah.

“Dalam persidangan kemarin ada bukti bahwa Pretty dikasih kerjaan oleh Alvin, kemudian Alvin mengiming imingin Pretty kalau kerjaan (bikin pesta ultah) sukses, akan dikasih kerjaan dengan nilai Rp 1 miliar. Itu fakta persidangan bilang begitu,” paparnya.

Lebih lanjut Rohman mengatakan, pihaknya tentu keberatan. Pasalnya, tak sepadan antara putusan hakim dengan JPU, yang dalam dakwaannya tak memasukkan berita persidangan.

“Berita persidangan tidak dimunculkan dalam dakwaan jaksa. Makanya kami munculkan ketika kami dikasih kesempatan untuk pembelaan diri,” pungkas Rohman Hidayat.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumya500 Hari Tinggal di Luar Angkasa, DNA Astronaut NASA Berubah
Berita berikutnyaBeredar Viral Foto Jadul Desy Ratnasari Bareng Mendiang Artis Cantik! Netizen Heboh