Perhatikan 9 Tanda Perusahaan Ingin Pecat Karyawan, Nomor 7 Nggak Nyangka!


Foto: Jawa Pos

SURATKABAR.ID – Sudah semestinya seorang karyawan menunjukkan kinerja terbaiknya untuk perusahaan. Harapan setiap pekerja tentu memberi hasil terbaik untuk dapat bertahan di pekerjaan tersebut.

Karyawan pun biasanya mendapat tuntutan untuk bisa memenuhi target demi mengembangkan perusahaan. Tetapi saat gagal, peringatan bahkan sampai pemecatan bisa saja terjadi.

Seperti dilansir dari JawaPos.com yang melansir dari Readers Digest (8/3/2018), berikut adalah 9 tanda yang bisa jadi dirasakan oleh karyawan apabila perusahaan sudah tak nyaman lagi untuk bekerja sama.

  1. Tugas yang menumpuk

Kalau karyawan dinilai kurang produktif oleh atasan selama ia bekerja, bisa saja akan diberikan sanksi tegas sampai pemutusan hubungan kerja. “Jika ada seseorang yang tidak kami inginkan lagi di perusahaan itu, kami akan memberinya semua tugas terburuk yang tidak mungkin ia selesaikan dan membuat dia gagal. Setelah beberapa bulan, kita dapat dengan aman menghentikannya,” kata Cynthia Shapiro, mantan eksekutif HRD.

  1. Ada pergeseran oleh perusahaan

Sebagai staf pergeseran itu sangat rentan terjadi. Kepemimpinan yang berubah juga bisa menjadi tanda perubahan untuk status pekerjaan. Seorang atasan akan mendatangkan orang yang punya perspektif baru mengenai perusahaan. Kalau masih ingin dipertahankan bekerja, maka lakukanlah yang terbaik.

  1. Sikap yang dinilai kurang baik

Apabila Anda mendengar atasan menyampaikan bahwa sikap karyawannya dinilai berlawanan dengan budaya perusahaan, hati-hati. Anda bisa bertanya apa yang dapat dilakukan agar bisa memperbaiki. Cobalah mengubah kebiasaan, mendorong semangat tim, berperilaku baik bagi perusahaan.

  1. Review negatif terhadap kinerja

Review terhadap kinerja ini menjadi kesempatan perusahaan untuk menilai kualitas kinerja karyawan. Apabila ada ulasan yang negatif tentang pekerjaan Anda maka bisa jadi itu pertanda bahaya bagi karier Anda. Karena itu, berikan kontribusi besar untuk kualitas kinerja Anda sebelum hal ini terjadi.

  1. Adanya evaluasi dari atasan

Ketika atasan memberikan evaluasi, coba perhatikan baik-baik. Kalau atasan merasa tak cukup puas terhadap kinerja Anda bahkan ia kecewa, ini bisa jadi pertanda kurang aman. Apalagi kalau Anda mendapat evaluasi dengan intens dan detail, barangkali atasan memang berkehendak memberhentikan Anda dari pekerjaan.

  1. Penilaian dari staf lainnya

Takkan mungkin karyawan dapat bekerja produktif jika tak ada bantuan dari staf. Saat ada laporan dari sejumlah staf soal penurunan kinerja karyawan, bahkan dinilai merugikan perusahaan, menyudahi hubungan pekerjaan dengan Anda bisa jadi pilihan yang terbaik.

  1. Berkurangnya beban kerja

Menurut Suzanne Lucas, mantan eksekutif HR, jika karyawan mendapat beban pekerjaan yang semakin sedikit, maka itu pertanda bahwa perusahaan bakal memutuskan hubungan pekerjaan.

  1. Ada tuntutan rincian biaya laporan dari atasan

Kalau karyawan dinilai buang-buang waktu ataupun sudah merugikan biaya operasional kantor, bisa jadi ini pertanda kalau karyawan tersebut harus berubah. Apalagi bila atasan meminta laporan biaya produksi secara rinci.

  1. Kurang dihargai ketika di kantor

Mungkin Anda merasa diperlakukan kurang baik, semisal biasanya Anda ikut rapat namun kali ini tak diundang di rapat yang penting. Bisa jadi itu pertanda kalau kemampuan Anda mulai diragukan oleh atasan, atau bahkan atasan tak memercayai Anda.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaKisah Inspiratif Tangguhnya 5 Ilmuwan Wanita Untuk Hari Perempuan Internasional
Berita berikutnyaMahasiswi UINSA Surabaya Dilarang Bercadar, Alasannya Ternyata Sepele