Cak Imin Siap Jadi Capres Kalau Gagal Sebagai Cawapres Jokowi


SURATKABAR.ID – Disebutkan oleh PDIP bahwa ada niat dari Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) maju jadi capres apabila gagal sebagai cawapres untuk Joko Widodo (Jokowi). Dikabarkan, PKB masih menunggu PDIP untuk melakukan pendekatan lebih, meski PKB tengah mendekati parpol yang bukan koalisi.

Yang mengungkap informasi tersebut yakni Wakil Sekjen PDIP, Eriko Sotarduga. Menurutnya PKB punya niat untuk tinggalkan koalisi Jokowi bila tidak mendapatkan jatah kursi untuk cawapres. Sampai kini PKB sendiri belum memutuskan apakah jadi mengusung kembali Jokowi di Pilpres 2019.

“Bang Eriko lihat socmed di mana yah? Kita belum memutuskan kok,” kata Wasekjen PKB Daniel Johan, seperti dilansir dari Detik.com, Sabtu (3/3/2018).

Memang sudah mulai nampak manuver Cak Imin dengan PKB. Cak Imin terang-terangan mengakui telah menyiapkan diri menjadi cawapres.

Selain itu, diketahui mantan Menakertrans itu pun sekarang mulai mendekati kubu oposisi yakni Gerindra-PKS. Bahkan, menurut pernyataan Ketum Gerindra, Prabowo Subianto, ia sudah sering bertemu Cak Imin.

PKB mengharapkan konsolidasi koalisi para pendukung Jokowi pada Pemilu 2014. Hal tersebut bertujuan menghindari isu yang marak beredar kini. Menurut Daniel, akan baik jika segera dilakukan pertemuan para ketum partai pendukung Jokowi.

“Saya rasa pertemuan seluruh ketua umum koalisi perlu segera dilakukan. PDIP bisa menjadi tuan rumah. Agar ada kesamaan dalam pemetaan politik untuk kepentingan bangsa ke depan,” ujar Wakil Ketua Komisi IV DPR itu.

Untuk sekarang, yang masih belum memberi pernyataan akan mendukung Jokowi kembali di Pilpres, adalah PKB dan PAN. Sementara, paratai yang sudah berdeklarasi untuk mendukung Jokowi adalah PDIP, Golkar, Hanura, PPP dan NasDem.

Dalam musyawarah pimpinan nasional (Muspimnas) bulan Juni nanti, akan diambil keputusan oleh PKB terkait Pilpres 2019. Belakangan sempat muncul beberapa wacana, termasuk tentang poros ketiga gabungan Demokrat-PKB-PAN.

Munculnya wacana soal poros ketiga tersebut bertujuan supaya yang mengikuti Pilpres 2019 tidak hanya Jokowi dan Prabowo saja. Bahkan, nantinya bisa muncul juga duet Cak Imin dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Namun, sebelum keputusan terakhir diambil, PKB masih menunggu Jokowi. Selain itu, ternyata PKB pun memerlukan adanya keikutsertaan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

“Sebenarnya keputusan PKB tergantung dari Pak Jokowi dan Mbak Mega. Bila Mbak Mega minta, saya rasa Cak Imin akan ke Jokowi,” ucap Daniel.

Diberitakan sebelumnya, Wasekjen PDIP Eriko Sotarduga menyebut keinginan Cak Imin utuk menjadi capres membuatnya hendak meninggalkan koalisi Jokowi. Itu terjadi kalau keinginan Cak Imin tak mendapat persetujuan.

“Di socmed pagi ini saya lihat ada PKB menyatakan kalau tidak berikan (posisi) cawapres, PKB akan maju usung capresnya sendiri. Jadi poros ketiga ini sangat mungkin dimotori oleh PAN, Demokrat, dan PKB,” kata Eriko, Sabtu (3/3/2018).