Harga Pertamax Naik, Begini Komentar Menteri Luhut


SURATKABAR.ID – Sejak akhir pekan lalu, PT Pertamina (Persero) menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengaku tak mempermasalahkan kenaikan harga tersebut.

Seperti yang diberitakan kompas.com, Luhut mengatakan bahwa kenaikan harga BBM nonsubsidi tersebut tidak akan memperngaruhi harga BBM bersubsidi seperti Premium.

Selain itu, keputusan pertamina tersebut sesuai degan Peraturan Presiden Nomor 191 tetang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran Bahan Bakan Minyak. Di sana disebutkan bahwa pengaturan harga BBM nonsubsidi tidak diatur oleh pemerintah, melainkan badan usaha seperti Pertamina.

“Pokoknya, sepanjang kepentingan rakyat bawah itu tidak ada perubahan,” ujar Luhut di Kantor Kementerian Koordinator Kemaritiman, Jakarta, Senin (26/2/2018).

Lebih lanjut mantan Kepala Staf Presiden ini mejelaskan bahwa BBM bersubsidi hanya diperuntukkan rakyat kecil. Oleh sebab itu, rakyat yang memiliki mobil mewah diminta untuk tidak mengisi BBM bersubsidi.

“Kalau mobil Camry yang ngisi masa di (BBM) subsidi,” katanya.

Masih dikutip dari kompas.com, berdasarkan situs resmi Pertamina, harga BBM Pertamax untuk wilayah Jakarta naik dari Rp 8.600 menjadi Rp 8.900 per liter.

Sementara untuk harga Pertamax Turbo naik dari yang sebelumnya Rp 9.600 menjadi Rp 10.100 per liter. Harga Pertamina Dex dari Rp 9.250 naik jadi Rp 10.000. harga Dexlite jadi Rp 8.100 dari Rp 7.500 per liter. Sementara untuk harga Petralite tetap Rp 7.600 per liter.

Kenaikan harga yang jugga berlaku di sejumlah daerah lainnya ini mulai ditetapkan sejak 24 Februari 2018.

Dari data Pertamina itu sendiri, ada tiga daerah dengan harga Pertamax tertinggi, yaitu di Maluku Utara dengan Rp 11.750 perliter, lalu di Papua Barat Rp 11.550, dan Papua sebesar Rp 11.050 per liternya.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaFenomena Langka, Madinah Diguyur Hujan Batu Mengakibatkan Banyak Kecelakaan
Berita berikutnyaJaksa Minta MA Tolak PK Ahok, Ini Alasannya