Novel: Perlu Diduga Pengajuan PK Ahok Ada Permainan Kotor


SURATKABAR.ID – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kembali menjadi perhatian publik. Bukan karena perceraiannya, melainkan karena upayanya mengajukan Peninjauan Kembali (PK) atas vonis kasus penistaan agama yang menimpanya.

Dilansir dari laman jawapos.com, tokoh Front Pembela Islam (FPI) Novel Bamukmin menyatakan dugaannya bahwa ada kepentingan khusus atas pengajuan PK Ahok tersebut. Ia beranggapan hal itu masih berkaitan dengan politik.

“Perlu diduga pengajuan PK Ahok ada permainan kotor untuk kepentingan politik balas dendam penguasa ini agar penista agama ini bebas,” kata Novel pada Sabtu (24/2/2018).

Novel juga mngatakan bahwa diinya menilai mantan Gubernur DKI Jakarta ini bisa memprovokasi masyarakat.

“(Ahok) dijadikan provokator lagi untuk menjelang pilkada dan pilpres agar bangsa ini terpecah-belah antar umat beragama agar kepentingan komunis baik dalam dan luar negeri bisa mengambil alih ini negara,” papar Novel.

Hal tersebut dikarenakan, sambungnya, orang-orang yang diduga komunis memiliki peranan penting atas kejadian yang menimpa umat beragama. Contohnya teror yang kini marak terjadi kepada ulama dan ustadz.

“Kita melihat saat ini yang diduga komunis itu punya peranan untuk memecah belah bangsa dan adu domba umat beragama dan kita umat Islam saat ini masih menahan diri dengan kejadian teror yang sampai ulama dan ustadz terbunuh mati syahid,” kata Novel.

Berlandaskan pada kejadian-kejadian tersebut, Novel mengaku tak sepakat dengan keputusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan permohonan PK Ahok untuk disidangkan.

“Apalagi dengan bebasnya Ahok bisa menambah konflik yang lebih memanas lagi,” katanya.

Sebelumnya dilaporkan bahwa berkas memori PK Ahok diajukan pada tanggal 2 Februari 2018. Sebagai tindak lanjut atas hal itu, majelis hakim menetapkan sidang perdana PK Ahok akan dihelat di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Senin (26/2/2018) mendatang.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaAndro Si Anjing K9 Milik Bea Cukai Kelelahan Mengendus Kapal Win Long BH 2998
Berita berikutnyaMengungkap Mengapa Pihak Wanita Lebih Disalahkan dalam Kasus Perselingkuhan