Tertangkap Bawa Perhiasan dan Rp 43 Juta, Pengemis Kaya Beberkan Fakta Mengejutkan


SURATKABAR.ID – Netizen tengah dihebohkan dengan penangkapan seorang pengemis yang terciduk membawa uang puluhan juta rupiah dan perhiasan emas.

Pengemis bernama Epon yang mengaku asal Tasimalaya, Jawa Barat ini memiliki uang tunai senilai Rp 43 juta dan perhiasan emas senilai Rp 15 juta. Saat diamankan, Epon mengaku bahwa dirinya bukan pengemis.

Namun, akhirnya ia mau diangkut menggunakan truk Dalmas dan didata di Kantor Satpol PP. Petugas sebenarnya tak curiga, tapi penasan dengan isi buntelan yang dibawa Epon. Ia hanya mengaku bahwa buntelan tersebut berisi uang dan menolak membukanya.

Menurut pengemis yang biasa beroperasi di Jalan Otista dan Pasar Cikuburuk ini, uang yang disimpannya akan digunakan untuk membangun rumah. Sementara perhiasan emasnya akan digunakan untuk pengajian.

“Ulah, ieu mah dipake pangajian (Jangan, ini untuk dipakai ke pengajian),” katanya sambil memelototi petugas, dilansir jpnn.com, Sabtu (24/2/2018).

Dengan sedikit bujuk rayu, Epon pun bersedia buntelan tersebut dibuka. Uang dan perhiasan tersebut dibungkus menggunakan lima lapis kain dan plastik. Saat buntelan dibuka, wajah Epon sempat menunjukkan ketakutan. Bahkan, ia segera membungkus kembali harta berharganya itu dengan kain.

Meski bicaranya agak ngawur, Epon mengaku bahwa uang puluhan juta dan perhiasan emas itu didapatkannya dari hasil mengemis, bukan mencuri.

Wanita 20 tahun ini juga mengaku bahwa telah mengemis selama 18 tahun. Selama itu pula sedikit demi sedikit hartanya terkumpul. “Meunang mentaan geus 18 tahun (Hasil minta-minta sudah 18 tahun),” katanya.

Sementara itu, Kasi Ketertiban Umum (Tibum) Dinas Satpol PP dan Damkar Kota Tasikmalaya Hendih Junaedi mengaku mengantar Epon pulang ke rumah.

Ia mendapati bahwa pengemis ini tinggal di bangunan permanen yang sangat layak huni. Bahkan, kedua anaknya merupakan pengusaha konveksi dan tikar.

“Rumahnya bagus dan permanen. Jadi dinilai tidak elok kalau dia mengemis.┬áMenurut saya mentalnya sudah di situ. Jadi meskipun punya uang banyak tetap mengemis,” ujarnya.

Lucunya, setelah mengantarkan pulang, Petugas Satpol PP malah diberi amplop sebagai tanda terimakasih. Namun, petugas langsung menolaknya. “Gila saja kalau kita terima amplop itu,” tegasnya.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaPersiapkan Wapres untuk Jokowi, PDIP Minta Masukan dari JK
Berita berikutnyaWaduh, Bayi Diberi Rokok oleh Orangtuanya, KPAI Singgung Cara Mendidik Anak