Sri Mulyani Sepakat Pajak Mobil Sedan Dihapus


SURATKABAR.ID – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulayani sepakat dengan usulan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) yang ingin menghapus pajak mobil sedan. Ia menyebut Kemenkeu bakal mengubah aturan pajak penjualan barang mewah (PPnBM) untuk kendaraan.

Seperti diberitakan situs republika.co.id, menurut Ani, sapaan akrab Sri Mulyani, mobil tak lagi jadi barang mewah, melainkan investasi.

“Maka apakah jadi pajak penjualan barang mewah? Harusnya nggak. Mobil seperti sedan bukan barang mewah,” katanya di Jakarta, Rabu (21/2/2018).

Revisi PPnBM untuk kendaraan ini juga, sambung Ani, adalah salah satu uapaya mendukung industri otomotif.

“Sesuai rencana pengembangan berbagai industri di Indonesia, kita akan dukung dari sisi fiskalnya. Pertama, pengembang industri otomotif dan memberikan nilai tambah dalam negeri,” ujar Ani.

Sebelumnya, Ani mengaku sudah menerima template yang dierikan Kemenprin terkait dengan hal ini. Ani pun mengatakan bahwa pihaknya akan mengembangkan template tersebut secara lebih lanjut.

Menurut Ani, ke depanya tren industri otomotif tidak hanya mengenai alat transortasi saja, melaikan juga berkaitan dengan isu perubahan iklim. Ani lantas menyebut, Indonesia saat ini mengembangkan mobil listrik.

“Sistem pajaknya nanti kita lihat, PPnBM salah satu faktornya tapi faktor lainnya adalah seperti apa development-nya, kita lihat bagaimana dari kemeterian,” pugkas Ani.

Masihd dikutip dari laman republika.co.id, sebelumnya Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto mengusulkan supaya PPnBM mobil sedan diubah. ia mengatakan bahwa hal itu dilakukan demi meningkatkan ekspor otomotif Indonesia.

“Kita ingin menjadikan Indonesia bisnis industri otomotif,” kata Airlangga di Jakarta, Rabu (21/2/2018).

Hal itu, imbuhnya, dilatarbelakngi oleh kondisi industri otomotif tanah ai yang masih kalah dengan Thailand. Kendati demikian, Airlangga mengungkapkan bahwa pada Maret 2018 akan ada industri otomotif yang ekspor ke Vietnam, Malaysia, Timur Tengah, Amerika Selatan, dan lainnya.