Tempat Krematorium Massal, Ini 4 Kuil Misterius di Thailand


SURATKABAR.IDSalah satu rekomendasi wisata saat pergi wisata ke Thailand selain Pantai Maya Bay yang mendunia adalah wisata budaya kuilnya. ragam kuil yang begitu menarik untuk dijelajahi. Negara yang dikenal dengan Land of Smile ini memiliki ribuan kuil Buddha yang tersebar di seluruh kerajaan.

Berikut ini adalah beberapa wisata budaya kuil menakjubkan yang wajib untuk dikunjungi

Wat Rong Khun, Chiang Rai

Putih berkilaunya kuil ini sudah tampak dari kejauhan dengan langit biru jernih yang menyempurnakannya. Eksterior putih kuil ini mencerminkan kemurnian Buddha, Wat Rong Khun ibarat bait suci lain di kerajaanya.

Eksentrisitas yang benar-benar unik di kota Thailand Utara yang relative sepi. Wat Rong Khun dirancang oleh seniman lokal Chalermchai Kositpipat yang dihormati. Dirinya telah membanyangkan bait suci menjadi pusat pembelajaran dan meditasi.

Hanya ini satu-satunya candi yang memiliki fitur mural Spider-Man, Angry Bird, dan Doraemon. Sementara itu, sebuah jembatan menuju kuil utama diapit ratusan tangan outreaching yang melambangkan keinginan duniawi yang tak terkendali.

Wat Pho, Bangkok

Dikenal dengan sebutan Kuil Buddha merenung, di kuil ini yang paling terkenal adalah pijat menakjubkan dan terjangkau. Wat Pho sering disebut dengan sekolah pijat ala Thailand.

Sebenarnya, Wat Pho adalah Universitas Negeri pertama di Thailand. Agama, sains dan sastra adalah mata pelajaran yang menjadi fondasi khusus saat itu. Nah sekarang, aspek pendidikan itu dijadikan dalam bentuk pijat tradisional yang diajarkan disini.

Wat Saket, Bangkok

Sebuah kuil yang patut dikunjungi karena sejarah panjangnya. Sebelum naik ke atas, pengunjung akan menemukan kuburan di dasar bukit emas. Wat Saket digunakan sebagai crematorium massal. Saat wabah menyerang kerajaan. lebih dari 60.000 mayat di bawa ke kuil.

Sejarah itu diilustrasikan dalam bentuk patung burung pemakan bangkai di sepanjang tangga yang mengarah ke puncak.

Wat Phra Doi Suthep, Chiang Mai

Lebih dari 300 langkah untuk di daki sebelum mencapai puncak chedi emas yang menakjubkan. Ada juga lift yang digerakkan dengan tali untuk pengunjung yang kurang energi mencapai puncak.

Chedi emas dikatakan rumah pecahan tulang dari bahu Buddha. Menurut legenda yang terkenal, fragmen tulang terpasang pada seekor gajah putih yang dilepaskan ke hutan.

gajah tersebut dikatakan mendaki gunung dan mati di tempat yang kemudia menjadi candi suci Wat Phra Doi Suthep.