Terkuak! Sebar Hoax PKI Dipersenjatai, Alasan Pelaku Bikin Muntab


SURATKABAR.ID – Pria bernama Ragil Prayoga Hartajo diamankan Satgas Patroli Siber Bareskrim Polri di kawasan Sajira, Lebak, banten, Selasa (20/2/2018) dini hari.

Penangkapan Ragil ini berkaitan dengan informasi hoax yang beberapa waktu lalu disebarkannya. Ragil mengatakan bahwa Partai Komunis Indonesia (PKI) dipersenjatai untuk alasan tertentu.

Tak disangka, postingan Ragil ini mendadak viral dan membuat warga Banten Resah. Akhirnya, pelaku ditangkap dan diperiksa.

“Atas patroli yang kami lakukan, pelaku kemudian kami tangkap dan sekarang diperiksa,” katanya, dilansir jpnn.com, dilansir jpnn.com.

Berdasarkan keterangan Kanit I Subdit I Bareskrim AKBP Irwansyah, pelaku sebelumnya mengunggah tulisan yang isinya mengatakan bahwa terdapat 15 juta anggota PKI yang telah dipersenjatai.

Belasan juta anggota PKI ini disebut-sebut akan membantai para ulama di Indonesia. Apalagi, beberapa waktu belakangan tengah marak penganiayaan terhadap ulama yang dilakukan orang gila.

Alhasil, unggahan tersebut langsung viral dan jadi perhatian netizen. Mereka juga kaget sekaligus resah karena hal tersebut. Namun, pelaku mengaku hanya ingin memperingatkan bahaya komunis, terutama untuk para pelajar di Sajira.

“Pelaku mengaku menyebarkannya karena ingin mengingatkan pelajar di Sajira akan bahaya komunis,” terang Irwansyah.

Bersama penangkapan Ragil, polisi juga menyita sebuah ponsel merek OPPO F5 dan Oppo A3. Selain itu, polisi juga menyita akun Facebook yang digunakan pelaku untuk menyebarkan hoax.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal berlapis, yakni Pasal  45 ayat (3) juncto Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi Transaksi Elektronik, serta pasal pencemaran nama baik, fitnah dan penghinaan terhadap penguasa dalam dalam KUHP.

Sementara itu, dilansir antaranews.com, pelaku sebenarnya bernama Yayi Haidar Aqua. Namun, pria yang berprofesi sebagai PNS ini menggunakan akun Facebook dengan nama Ragil Prayoga Hartajo.