Awas Kena Sanksi! Ketahui 7 Larangan bagi PNS Selama Tahun Politik


SURATKABAR.ID – Tak lama lagi pilkada serentak akan digelar diseluruh wilayah Indonesia. Tahun depan, masyarakat akan kembali menggelar pesta demokrasi di Pilpres 2019.

Mengenai momen penting ini, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) merilis aturan yang berisi himbauan untuk Aparatur Sipil Negara (ASN). Himbauan tersebut berisi 7 larangan yang harus diperhatikan ASN selama Pilkada 2018.

Edaran tersebut menegaskan bahwa ASN atau PNS wajib menjaga netralitas selama tahun politik. Dengan kata lain, PNS tak diizinkan memihak siapapun.

Dalam edaran tersebut, terdapat 7 larangan yang isinya:

  1. ASN dilarang mendeklarasikan diri sebagai calon kepala daerah.
  2. Dilarang memasang spanduk promosi kepada calon.
  3. Dilarang mendekati Parpol terkait dengan pengusulan dirinya atau orang lain menjadi calon.
  4. Dilarang mengunggah, memberikan like, atau mengomentari dan sejenisnya serta menyebarluaskan gambar maupun pesan visi misi calon baik di media online atau media sosial.
  5. Dilarang menjadi pembicara pada pertemuan Parpol.
  6. Dilarang foto bersama calon.
  7. Dilarang menghadiri deklarasi calon, baik itu dengan atau tanpa atribut Parpol.

Ketujuh aturan yang tertera dalam edaran tersebut berdasar hukum UU nomor 5 tahun 2014, UU nomor 10 tahun 2016, PP 53 tahun 2010, PP 42 tahun 2004, dan Surat MenPANRB.

Selain ketujuh aturan tersebut edaran tersebut juga memuat mengenai sanksi atau hukuman yang akan diberikan jika PNS tetap melanggar. Bukan hanya sanksi administratif, PNS juga bisa dikenai hukuman disiplin seperti penundaan kenaikan gaji berkala maupun pemberhentian dengan hotmat tidak atas permintaan sendiri.

Dilansir tribunnews.com, netizen dengan akun Instagram @fadjroelrachman memposting ulang edaran tersebut, Selasa (20/2/2018).

Tak ayal, postingan ini langsung jadi serbuan netizen. Mereka mengomentari larangan yang dianggap kurang pas tersebut. “point no.4 itu wagu… yg point no.6 itu lawak2… jgn jd norak pliss… point yg lain baru cocok.” tulis akun @ramasipayung.

Ketentuan @bawasluri ~ @pedoman_id @jokowinomics

A post shared by Fadjroel Rachman (@fadjroelrachman) on


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaMasjid At Taqwa Ditandai Seperti Bercak Darah, Ada Apa?
Berita berikutnyaThe Power of Emak-Emak, Nekat Keringkan Celana Dalam Pakai AC Pesawat