Mendadak Koma Saat Injak Tanah Madinah, Seorang Wanita Kena Azab Karena Sering Lakukan Ini


SURATKABAR.ID – Apapun yang kita perbuat tentu akan mendapatkan balasan yang setimpal. Apa-apa yang baik akan dibalas dengan kebaikan, begitu pula sebaliknya.

Kisah kali ini diceritakan oleh seorang Ustazah yang hampir 9 tahun menetap di Mekah untuk mengurus jamaah haji dan umrah. Suatu ketika, hal tak terduga terjadi pada jamaah yang diurusnya.

Awalnya, rombongan jamaah tiba di Jeddah dan menaiki bus menuju Madinah. Sampai di Madinah, satu persatu jamaah turun, hingga tiba giliran seorang wanita berusia 30-an. Tiba-tiba, wanita ini langsung pingsan begitu saja saat kakinya menginjak bumi Madinah. Dia segera dilarikan ke rumah sakit karena badannya panas dan menggigil.

“Tanpa membuang waktu, kami mengangkat wanita tersebut dan membawanya ke rumah sakit Madinah yang terletak tidak jauh dari situ,” katanya, dilansir tribunnews.com.

Sampai di rumah sakit, dokter mencoba segala cara untuk membuatnya sadar, tapi tak ada hasil. Setelah dua hari dirawat, wanita ini tak juga sadarkan diri. Dia pun dibawa ke rumah sakit Abdul Aziz Jeddah karena fasilitasnya lebih lengkap dibandingkan di rumah sakit Madinah.

Sementara itu, jamaah lain tetap melanjutkan ibadah haji hingga selesai. Tapi, hingga jamaah di rombongannya selesai melaksanakan haji, wanita ini tak juga sadar. Dokter menyatakan bahwa wanita ini masih koma.

Tak disangka, dua hari kemudian wanita ini sadar. Ia mulai membuka matanya. Namun, saat tersadar ia langsung memeluk erat Ustazah di hadapannya sambil menangis terisak-isak.

“Ustazah‚Ķ.saya taubat Ustazah. Saya menyesal, saya takkan berbuat lagi hal-hal yang tidak baik. Saya bertaubat, betul-betul bertaubat,” ujar wanita itu.

Sang Ustazah pun menanyakan apa maksud wanita itu. Awalnya, wanita ini tetap menangis terisak tanpa menjawab. Tapi, setelah agak tenang ia mulai bercerita.

“Ustazah, saya ini sudah berumah tangga, menikah dengan lelaki orang kulit putih. Tapi saya salah. Saya ini cuma Islam pada nama dan keturunan saja. Saya tak pernah mengerjakan ibadah. Saya tidak sholat, tidak puasa, semua amalan ibadah saya dan suami tidak pernah saya kerjakan, rumah saya penuh dengan botol minuman.” katanya.

Tak berhenti sampai disitu, selama koma ia mengaku telah mendapatkan azab yang pedih atas tindakannya selama ini. Ia mengaku mendapatkan berbagai siksaan.

“Saya ini seumur hidup tak pernah pakai jilbab. Sebagai balasan, rambut saya ditarik dengan bara api. Sakitnya tidak bisa saya ceritakan dengan kata-kata. Menjerit-jerit saya minta ampun minta maaf kepada Allah,” katanya.

Tak hanya itu, ia juga mengaku dadanya dijepit dan diikat menggunakan penjepit dari bara api. Kemudian, ditarik hingga putus dan jatuh ke dalam api neraka.

“Dada saya hancur, terbakar, panasnya bukan main. Saya menjerit, menangis kesakitan. Saya masukkan tangan ke dalam api itu dan saya ambil dada itu kembali,” ujarnya.

Kisah ini tentu menjadi pengingat bagi manusia bahwa segala sesuatu yang telah diperbuatnya akan mendapatkan balasan setimpal.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaKeterlaluan! Pria Ini Lakukan Salat Sambil Berjoget
Berita berikutnyaJika Melamar Kerja, Lakukan 2 Hal Sederhana Ini Agar Dipanggil Wawancara