Rencana Jokowi Soal Bangun Terowongan Terpanjang RI Rp 9 T dan Proyek Tol Padang-Pekanbaru


SURATKABAR.ID – Terowongan sepanjang 8,95 kilometer (km) rencananya akan dibangun oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di tol Padang-Pekanbaru. Terowongan yang digadang-gadang akan menjadi yang terpanjang di Indonesia ini rencananya akan menembus hingga ke Bukit Barisan. Seperti diketahui, proyek tol Padang-Pekanbaru sepanjang 254,8 km, saat ini mulai dibangun dan telah memasuki tahap I rute Padang-Sicincin sepanjang 28 km.

Presiden Jokowi mengungkapkan, dibutuhkan dana sekitar Rp 9 triliun untuk membangun terowongan ini. Dana sebesar itu sudah termasuk dalam total pembangunan Tol Padang-Bukit Tinggi-Pekanbaru sebesar Rp 78,09 triliun. Demikian sebagaimana dikutip dari reportase Finance.Detik.com, Sabtu (17/02/2018).

Terowongan Terpanjang di Indonesia

“Terowongan ini saja habis Rp 9 triliun, jika dimiliarkan berarti Rp 9.000 miliar. Kita bisa bayangin kalau dijutakan itu berapa, berarti Rp 9 juta. Uang yang sangat besar sekali,” papar Jokowi dalam peresmian proyek tol Padang-Pekanbaru, minggu lalu. Demikian mengutip laporan Bisnismetro.co.id.

Basuki Hadimuljono yang merupakan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ikut menambahkan bahwa pembangunan terowongan di tol Padang-Pekanbaru bertujuan agar tidak merusak alam sekitar Bukit Barisan. Selain itu, dengan adanya terowongan maka jaraknya akan terasa lebih pendek.

“Kalau enggak pakai terowongan rutenya lebih panjang 11 km. Karena itu pakai tunnel baru kali ini, panjang tunnel-nya kira-kira 9 km,” ujar Basuki.

Berdasarkan keterangan dari Presiden Jokowi, beberapa terowongan akan dibangun di tol Padang-Pekanbaru dengan total sepanjang 8,95 kilometer (km). Terowongan ini akan menjadi yang terpanjang di Indonesia.

“Ini nanti mungkin akan jadi terowongan terpanjang di Indonesia, karena nembus Bukit Barisan,” ujarnya dalam acara Ground Breaking Tol Padang-Sicincin, di Padang pekan lalu.

Banyak Manfaat Lainnya

Mengutip reportase Okezone.com, Presiden Jokowi menyampaikan ada banyak manfaat yang dihasilkan dari pembangunan jalan tol ini, diantaranya menghemat waktu tempuh perjalanan Padang-Pekanbaru hingga 6 jam.

“Dari Padang ke Pekanbaru saat ini ditempuh dalam sembilan jam perjalanan. Jalan tol akan memangkas waktu tempuh itu hingga tinggal sekitar tiga jam saja,” jelasnya.

Presiden melanjutkan, jalan tol Padang-Pekanbaru juga akan menurunkan biaya logistik dan meningkatkan daya saing.

“Bila rampung di tahun 2023, jalan tol ini akan memberikan dampak positif yang luar biasa terhadap perekonomian Sumatera Barat dan sekitarnya. Bukan hanya soal pengangkutan produk-produk, tapi juga memudahkan akses wisatawan ke keindahan Sumatera Barat yang begitu lengkap yakni religi, budaya dan alamnya,” pungkas Presiden.