Hoax! Media Indonesia Klarifikasi Perihal Berita Megawati Tiadakan Adzan di Masjid


Foto: Media Indonesia

SURATKABAR.ID – Kabar berita hoaks kerap kali beredar di tanah air. Tidak jarang tujuannya adalah untuk memecah belah persatuan. Dampaknya bahkan terkadang menimbulkan keresahan di masyarakat.

Apalagi jika itu adalah berita hoaks yang berkaitan dengan suku, agama dan ras atau SARA. Salah satu nama tokoh politik yang beberapa kali dikaitkan dengan berita hoaks adalah Megawati.

Telah beredar sebuah kabar berita mengejutkan dengan judul MEGA WATI MINTA PEMERINTAH TIADAKAN ADZAN DI MASJID, KARNA SUARANYA BERISIK. Dikabarkan, berita tersebut diterbitkan portal berita Media Indonesia.

Namun, harian Media Indonesia pun menegaskan kalau berita yang berjudul MEGA WATI MINTA PEMERINTAH TIADAKAN ADZAN DI MASJID, KARNA SUARANYA BERISIK tersebut adalah kabar hoaks.

Berita ini sendiri terdapat dalam sebuah akun grup yang ada di Facebook. Seperti dilansir dari MediaIndonesia.com, portal berita Media Indonesia akhirnya mempertimbangkan untuk mengambil langkah hukum sehubungan dengan fitnah yang telah sengaja disebarkan itu.

Dari judul yang dibuat saja, terlihat sejumlah kejanggalan. Seperti misalnya, bisa dilihat kalau nama ketua umum DPP PDI Perjuangan tersebut dituliskan terpisah. Lalu terkait penggunaan judulnya, Media Indonesia tak menggunakan huruf kapital untuk penjudulan.

Kemudian, dalam kata ‘ADZAN’, terjadi pula kesalahan ejaan lantaran yang benar ialah ‘azan’. Sama halnya dengan kata ‘KARNA’ yang telah menggunakan ejaan salah. Sementara, Media Indonesia dalam penulisan naskah berita mengikuti kaidah bahasa Indonesia.

Lalu, kesalahan fatal lainnya yakni berita itu mencomot logo lama Media Indonesia (MI). Sebagai informasi, Media Indonesia sejak awal tahun lalu sudah mengganti logo itu dengan logo baru.

Berkaca dari beberapa kejanggalan tersebut, Media Indonesia sangatlah tidak pada tempatnya untuk melakukan kebodohan dengan membuat pemberitaan yang dipenuhi oleh fitnah.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaFachri Albar Diciduk Polisi Terkait Kasus Narkoba
Berita berikutnyaPemerintah Godok Perpres Guna Permudah Tenaga Kerja Asing Masuk Indonesia