Nahas! TKW di Malaysia Tewas Setelah Berminggu-Minggu Tidur di Luar Bersama Anjing


    SURATKABAR.ID – Adelina, 21 tahun, tenaga kerja asal Indonesia yang bekerja di Malaysia ditemukan tewas pada Minggu (11/2/2018). Sehari sebelum meninggal, wanita asal Medan itu tampak amat ketakutan untuk merespon tim penyelamat.

    Seperti diwartakan kompas.com yang melansir The Straits Times, saat-saat tim penyelamat mendatanginya, Adelina hanya melirik dan menggelengkan kepala. Sedangkan anjing jenis Rottweiler berwarna hitam yang terikat tali dan tepat berada di sampingnya terus menyalak pada petugas.

    Berdasarkan keterangan tetangga rumah tersebut, Adelina terpaksa tidur dengan seekor anjing di beranda rumah selama sebulan terakhir sebelum akhirnya ditemukan pada Sabtu (10/2/2018) dengan kondisinya yang cukup mengkhawatirkan.

    Sehari setelah dievakuasi, Adelina menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit. Sementara itu, majikannya sampai saat ini masih terus diselidiki oleh pihak berwajib di saa dengan dugaan pembunuhan.

    Dilaporkan bahwa tim penyelamat sebelumnya mendapat lapora dari seorang wartawan tentang keberadaan Adelina di rumah bertingkat dua di Taman Kota Permai, Penang, Malaysia, tersebut. Por Cheng Han, salah seorang tim penyelemat menyebut Adelina berada di beranda saat mereka datang.

    Namun, imbuh Por Cheng, Adelina tak memberi respon aktif ketika didatangi oleh petugas penyelamat.

    “Kami berbicara degan tetangga, mereka sering mendengar majikannya akan memecatnya. Suaranya keras dari dalam rumah,” kata Por.

    Selain itu, Por juga mengatakan bahwa dirinya melihat luka nanah pada bekas luka bakar di kaki Adelina. Ia juga megungkapkan, pada saat mengevakuasi Adelina, dirinya melihat wanita berusia 60-an tiba di rumah itu.

    Tapi wanita tersebut menolak membawa Adelina ke rumah sakit. Kemudian, ucap Por, tim penyelamat menelepon sebuah LSM yang fokus pada perlindungan migran dari pelecehan, Tenaganita.

    Masih dilansir dari kompas.com, majikannya mengaku bahwa luka yang ada di kaki Adelina itu disebabkan oleh bahan kimia yang tumpah di kaki dan lengan Adelina oleh dirinya sendiri.

    Pada saat didatangi tim penyelamat, majikannya sempat memasukkan Adelina ke mobilnya yang lalu embawanya pergi ke luar rumah. Lantas, tim penyelamat pun melapor ke polisi.

    “Kami membawa Adelina ke Rumah Sakit bukit Mertajam, dia meninggal di sana,” kata petugas kepolisian setempat, Nik Ros Azhan Nik Abdul.