Pastor dan Umat Gereja St Lidwina Sleman Diserang Saat Misa, Korban Luka Akibat Sabetan Pedang


SURATKABAR.ID – Minggu (11/2/2018) pada pukul 07.20 WIB, Pastor dan umat Gereja St Lidwina, Bedog, Sleman, Yogyakarta, diserang. Sejumlah jamaat misa dan Pastor yang tengah memimpin misa pun terluka akibat serangan tersebut.

“Pelaku datang sudah dengan menghunuskan pedang. Saya yang terkena pertama kali,” kata Permadi sambil memperlihatkan punggungnya yang terkena sabetan pedang pelaku, dikutip dari kompas.com.

Permadi menceritakan, setelah melukai dirinya, pelaku yang masuk gereja dari pintu selatan itu kemudian masuk ke dalam gereeja sambil terus mengunuskan pedangnya. Sekitar 10 orang jemaat pun terluka. Sebagian besar menjadi korban terluka di bagian kepala.

Pada saat kejadian, jemaat yang ada di dalam gereja berupaya menangkap pelaku. Namun, mereka kesulitan lantara pelaku terus mengayunkan pedangnya. Bahkan, ucap Permadi, pelaku bisa mencapai altar untuk kemudian meluaki Pastor Prier yang sedang memimpin misa.

Setelah itu, sementara sejumlah orang di dalam gereja terus berupaya menghentikan pelaku, seorang jemaat lainnya langsung menghubungi aparat kepolisian dan memberi tahu kondisi penyerangan di gereja. Pintu gereja pun ditutup guna menjaga supaya pelaku tidak melarikan diri.

Tidak lama setelah laporan salah satu jemaat, polisi pun tiba di Gereja St Lidwina. Di hadpan polisi, pelaku menolak untuk menyerahkan diri. Bahkan pelaku tak berhenti melakukan upaya perlawanan. Pada akhirnya, polisi melepaskan tembakan.

Alih-alih menyerah, pelaku justru menyerag polisi hingga melukainya. Pelaku berhasil dihentikan setelah aparat kepolisian memilih melepaskan tembakkan untuk melumpuhkan pelaku.

Masih dilansir dari kompas.com, tak lama setelah peristiwa penyerangan itu berlangsung, kepolisian berhasil menangkap palaku pada hari Minggu itu juga. Namun, sampai saat ini, polisi belum mengungkap identitas pelaku penyerangan tersebut.

Sampai saat ini, Gereja St Lidwina masih di dalam penjagaan polisi. Sementara itu, Pastor Prier SJ yang menjadi salah satu korban penyerangan dilarikan menuju RS Panti Rapih, Yogyakarta.