Kursi Pimpinan MPR Ditambah, Fraksi PKB Usul Cak Imin Jadi Pimpinan MPR


SURATKABAR.ID – Lukman Edy selaku Anggota Fraksi PKB mengumumkan rencana Fraksi PKB yang hendak menunjuk Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) untuk menjadi pimpinan MPR yang baru. Seperti diketahui, pemerintah dan mayoritas fraksi di DPR RI sepakat dengan revisi UU Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (MD3) yang salah satunya mengenai penambahan ‎jumlah kursi pimpinan MPR, DPR, dan DPD. Dengan demikian, Fraksi PKB mendapatkan satu jatuh kursi dari tiga kursi tambahan pimpinan MPR.

Menurut Lukman Edy, rencana tersebut juga sudah mendapat persetujuan dari Dewan Pimpinan Pusat PKB.

“Kami di pimpinan Fraksi PKB di DPR, MPR, dan DPD memang menyiapkan Pak Muhaimin. Tapi kami belum nanya ke Pak Muhaimin, mau apa tidak,” ungkap Lukman di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (09/02/2018), seperti dikutip dari reportase CNNIndonesia.com.

Merupakan Sosok Moderat

Lukman menuturkan, alasan Fraksi PKB menunjuk Cak Imin adalah untuk menjaga netralitas MPR. Menurut penilaiannya, Cak Imin merupakan sosok moderat di tengah komposisi pimpinan MPR yang berasal dari partai politik beraliran kiri dan kanan.

Selain itu, ia melanjutkan, Cak Imin, juga merupakan sosok yang dapat mengawal dinamika politik di MPR.

“Kalau kita nilai sekarang ini, MPR terlalu ke kanan. Masuk PDIP yang terlalu ke kiri. Maka figur Pak Muhaimin penting menjaga netralitas ini,” paparnya.

Untuk Kepentingan Pilpres 2019

Di lain pihak, melansir Tribunnews.com, Lukman tidak menampik bahwa rencana menunjuk Cak Imin sebagai pimpinan MPR ini adalah demi untuk kepentingan Pilpres 2019. Ia mengaku, Cak Imin tengah berusaha dicalonkan sebagai calon wakil presiden.

Lukman menilai, Cak Imin dapat memberi tahu visi dan misinya sebagai calon pemimpin dengan menjadi pimpinan MPR.

“(Jika menjadi Pimpinan MPR) Saya kira ada ruang yang lebar bagi Cak Imin untuk mengungkapkan visi dia tentang bangsa ini. Dalam setiap saat mengungkapkan dia tentang visi negara, Indonesia ke depan, dan generasi zaman now,” tukasnya.

Kepentingan PKB dalam  Pilkada 2018

Lebih dari itu, ditunjuknya Cak Imin sebagai Pimpinan MPR juga dilakukan untuk kepentingan PKB dalam Pilkada serentak 2018. Figur Cak Imin dapat mencegah PKB terserang kampanye negatif dengan menjadi pimpinan MPR.

Sebelumnya, diberitakan bahwa penambahan jumlah kursi DPR dan MPR dalam RUU MD3 ini menjadi perdebatan di antara fraksi-fraksi. Ini dikarenakan masing-masing fraksi ingin mendapatkan kursi tambahan pimpinan tersebut.

Mengutip reportase Detik.com, Ketua Badan Legislasi (Baleg) Supratman Andi Atgas sudah mengungkapkan bahwa kursi pimpinan DPR saat ini disepakati ditambah satu. Sementara itu, untuk tambahan kursi pimpinan MPR pemerintah telah setuju ditambah dua.