Polisi Ini dibentak Siswa SD, Bagaimana Reaksinya?


Satlantas Polres Tarakan menggelar razia di Jalan Juata Korpri, Kamis (11/2) kemarin. Kasat Lantas Polres Tarakan AKP Chindi Helyadi mengatakan, target razia adalah pelajar.

Pelajar harus mematuhi aturan berkendara, memiliki surat izin mengendara serta kelengkapan surat-suratnya. Pelajar yang tidak memiliki dokumen kendaraan langsung dikenakan sanksi tilang. Ini sebagai efek jera agar tidak mengulang hal yang sama.

Dari pengamatan media ini, sejumlah pelajar khususnya yang masih tingkat sekolah dasar dengan pedenya berkendara tanpa mengenakan helm. Ironisnya lagi, ada pelajar SD yang berusaha menerobos petugas razia.

“Saat dihentikan petugas, siswi SD nekat hendak menerobos anggota kepolisian, saat dihentikan anak SD tersebut sempat menangis dan membentak polisi,” ujar Chindi meniru ucapan murid tersebut.

Peristiwa unik terjadi saat Polres Tarakan menggelar razia pelajar di Jalan Juata Korpri, Kamis (11/2) kemarin. Sebab, salah satu polisi sempat disemprot pelajar.

Bukan pelajar SMA, melainkan siswi yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Siswi tersebut tak terima karena dicegat aparat berwajib. Bak orang tua, siswi itu malah terkesan menantang polisi.

Namun, polisi tetap menjalankan tugasnya. Siswi itu kalah. Air matanya pun langsung meleleh.

“Saat dihentikan petugas, siswi SD nekat hendak menerobos anggota kepolisian, saat dihentikan anak SD tersebut sempat menangis dan membentak polisi,” ujar Kasat Lantas Polres Tarakan AKP Chindi Helyadi meniru ucapan murid tersebut.

Razia itu dilakukan karena banyak pelajar yang tak mematuhi aturan. Di antaranya ialah tak memiliki SIM. Selain itu, banyak pelajar di Tarakan mengendarai motor tanpa surat yang lengkap.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaLagi! Pasha Kembali Dikecam Karena Lakukan Ini
Berita berikutnyaSuara di Bulan yang Masih Menjadi Misteri dan Belum Terpecahkan Hingga Saat Ini. Baca Ini!