Nyeleneh! 10 Aturan di Jepang Ini Bikin Geleng-Geleng Kepala


Foto: Tribunnews

SURATKABAR.ID – Bukan merupakan rahasia lagi kalau Jepang adalah negara yang punya beribu aturan. Di sana banyak hal dilarang dan wajib dipatuhi oleh semua orang termasuk juga wisatawan. Mereka memiliki tata cara sendiri yang super ketat. Apalagi, negara ini masih begitu menjunjung tinggi budaya sejak nenek moyang.

Dilansir dari TribunNews.com, berikut adalah aturan sopan santun di Jepang yang perlu diketahui.

#10 Bertukar kartu nama

Foto: Tribunnews

Ini menjadi sebuah ritual untuk saling bertukar kartu nama. Tetapi, ada juga tata caranya sebelum kamu saling bertukar kartu nama.

– Pastikan kalau sisi depan kartu namamu tepat menghadap ke rekan yang kamu ajak bertukar.

– Menawarkannya dengan mengulurkan kedua tangan.

– Bila pangkatmu lebih rendah dari rekanmu, maka pegang kartumu lebih rendah dari yang mereka lakukan.

– Usai diberi, taruh kartu nama itu lalu beberapa detik kemudian lihatlah.

– Jangan sampai lupa membungkuk.

– Apabila kamu tidak mempunyai kartu, maka itu bakal jadi bencana.

Jadi, ada baiknya untuk selalu mengantongi kartu nama ke mana-mana.

#9 Dalam lift

Foto: Tribunnews

Kalau kamu jadi orang pertama yang masuk ke lift dalam keadaan kosong, kamu harus menjadi kapten lift. Kamu perlu untuk berdiri dekat dengan panel kontrol. Kamu memiliki kewajiban untuk menahan pintu hingga semua orang masuk ke lift.

Ulangi hal tersebut hingga sampai di tempat kamu berhenti. Ngenesnya, kamu pun harus jadi orang terakhir yang pergi meninggalkan lift. Karena itu, kamu lebih baik tidak menjadi orang yang pertama.

Baca juga: Waduh! Salah Tulis Caption, Netizen Langsung Serbu Akun Instagram Raffi Ahmad dan Nagita Slavina

#8 Kereta bawah tanah

Foto: Tribunnews

Aturannya di kereta bawah tanah juga sama ketat. Kamu tak boleh bicara menggunakan suara keras walau sedang telepon. Kamu juga dilarang untuk menatap orang lain, karena itu dianggap tak sopan.

Namun, di sini tidak menjadi adat untuk menyerahkan kursi bagi orang tua, bahkan meski mereka hampir tak bisa berdiri. Pasalnya, ada kursi khusus yang sudah ditandai untuk mereka dan juga orang cacat serta wanita hamil. Kursi ini bukan untuk ditempati kalau kamu tak termasuk kategori itu.

#7 Menyentuh

Foto: Tribunnews

Tak sopan melihat orang, apalagi kalau sampai menyentuh mereka. Di Jepang, setiap orang sangat menghormati ruang pribadinya orang lain.

Jadi, kamu jangan pernah menyentuh orang Jepang apalagi kalau kamu tidak mengenalnya. Namun, di sini berciuman di depan umum juga disukai. Sebelum tahun 1945, hal itu dianggap sebagai aksi melanggar ketertiban umum.

#6 Minuman beralkohol

Foto: Tribunnews

Seorang profesor boleh saja minum bersama murid-muridnya, lalu mereka akan menyeret sang profesor untuk pulang. Seorang karyawan teladan yang bekerja dengan baik di kantornya pada siang hari, sangat boleh mabuk di sebuah bar karaoke dan juga sampai muntah di bajunya ketika malam hari.

Semua itu adalah hal yang normal. Menariknya, saat mereka semuanya mabuk, mereka bebas berperilaku semaunya. Di Jepang, apapun yang terjadi saat seseorang sedang mabuk hanya berlangsung ketika mabuk. Namun ketika sadar semuanya kembali seperti tak ada yang terjadi.

#5 Uang

Foto: Tribunnews

Jepang menyikapi uang secara cukup aneh. Karena sejumlah alasan, mereka malu menunjukkan uang saat berada di depan umum. Itu sebabnya, amplop uang yang dihiasi dengan cara tradisional sangat populer di sini.

Dan apabila kamu tak memiliki amplop demikian, maka kamu harus membungkus uang dengan selembar kertas sebelum kamu memberikannya kepada siapa saja. Tapi tentu, traveler tak perlu untuk melakukannya di supermarket.

#4 Seni sikap duduk dengan benar

Foto: Tribunnews

Untuk duduk saja bahkan ada aturannya di sini. Orang Jepang duduk dengan cara melipat kedua kakinya di bawah paha. Begitulah cara orang Jepang duduk dengan benar di lantai.

Baca juga: Imut Menggemaskan Saat Kecil, Sosok Ini Menjelma Jadi Cantik Jelita Saat Dewasa! Siapa Dia?

#3 Hadiah

Foto: Tribunnews

Budaya memberikan hadiah di Jepang masih dilakukan. Setiap tahun ada 2 musim pemberian hadiah, yakni o-chugen (di musim panas) dan o-Seibo (di musim dingin).

#2 Membungkuk

Foto: Tribunnews

Seni membungkuk juga tidak kalah penting di negeri ini. Banyak cara berbeda dilakukan untuk membungkuk di Jepang, mulai dari berdiri, duduk, serta varian perempuan dan juga laki-laki.

Berikut ini sejumlah variannya.

– Busur salam (“eshaku“) dari 15 ° ialah untuk orang-orang bisnis ataupun tingkatan sosial yang sama.

– Busur hormat (”keirei“) dari 30° merupakan busur yang ditujukan untuk guru ataupun bos.

– Busur sangat hormat (“saikeirei”) 45 ° harus digunakan kalau kamu minta maaf atau melihat sang kaisar.

– “Mengemis untuk hidup” barangkali hanya dipakai apabila kamu sudah melakukan suatu hal yang amat sangat mengerikan.

Namun tentu, orang asing tak diharapkan untuk turut membungkuk. Meski demikian, Jepang akan senang kalau kamu dapat melakukannya.

#1 Berpamitan

Foto: Tribunnews

Kalau di  Jepang, seorang pelanggan ataupun mitra bisnis dianggap layaknya dewa. Mereka diberi perlakuan hormat yang sangat luar biasa. Saat mereka pergi pun, seluruh penjaga turut mengikuti mereka hingga ke pintu atau lift dan juga terus membungkuk sampai pintu itu ditutup.

Ini terasa merepotkan kalau terjadi pada sebuah pusat bisnis di mana terdapat beberapa delegasi yang berkerumun di lift pada waktu bersamaan. Di samping itu, pelanggan asing juga bisa jadi malu.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaWaspada! Inilah Bagian Tubuh Ayam yang Bahaya jika Dikonsumi
Berita berikutnyaFahri Hamzah Kritik Anies Baswedan, Sandiaga Uno Beri Jawaban