Merinding! Tujuh Fakta Temuan Kerangka Manusia di Cimahi, ‘Dipercaya Bisa Hidup Lagi’


    SURATKABAR.ID – Pada Selasa (30/1/2018), publik dihebohkan dengan penemuan dua mayat yang telah menjadi kerangka tulang belulang. Dua jenazah tersebut ditemukan di sebuah rumah di Gang Nusa Indah 6 RT 07/17, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi.

    Belakangan diidentifikasi, kedua jenazah tersebut bernama Nanung Sobana dan Hera Sri Herawati. Mereka disimpan oleh Neneng Hatijah (74) di tengah rumahnya. Kedua jenazah itu pun hanya ditutupi oleh sarung. Seperti apa kisahnya? Berikut adalah tujuh fakta dari temuan jenazah tersebut, sebagaimana dilansir dari laporan Tribunnews.com, Rabu (31/01/2018).

    1. Jenazah merupakan ayah dan anak.

    Dua jenazah yang berada di tengah rumah Neneng ternyata merupakan suami dan anaknya. Nanung Sobana, suami Neneng, meninggal pada 2016 lalu di usianya yang ke-85. Sementara, jenazah satunya lagi adalah anak pertama dari pasangan Neneng-Nanung, Hera, yang meninggal di umur 50 tahun pada Desember 2017 lalu.

    Berdasarkan keterangan dari Kapolsek Cimahi Selatan, AKP Sutarman, rumah tersebut dihuni satu keluarga sebanyak 5 orang.

    Baca juga: Fantastis! Ilmuwan AS Ungkap Bayi Blasteran Manusia-Simpanse Pernah Lahir di Florida

    2. Diletakkan di dua tempat yang berbeda

    Meski diletakkan di satu ruangan yang sama, jenazah Nanung dibaringkan di atas kursi dengan ditutupi sarung. Sedangkan jenazah Hera dibaringkan di atas kasur yang digelar di atas lantai.

    3. Warga Sering Mencium Bau Bangkai

    Katrin (47) yang merupakan salah seorang warga RT 07 juga memberikan keterangan pada tim jurnalis. Ia mengatakan dirinya kerap mencium bau seperti bangkai tikus yang tak sedap selama satu tahun setiap melewati rumah tersebut.

    “Ketika melewati rumah itu, sering mencium bau tidak sedap, seperti bau (bangkai) tikus,” tutur Katrin saat ditemui dilokasi penemuan mayat, Selasa (30/01/2018).

    Namun, Katrin melanjutkan, warga tak pernah bertanya-tanya mengenai kecurigaan tersebut, lantaran pemilik rumah—Ibu Neneng Hatijah (74), orangnya tertutup. Demikian dikutip dari TribunJabar.

    4. Ditemukan oleh Petugas Kesehatan

    Zaki Rahman (42) yang merupakan Pegawai Puskesmas Melong Asih langsung terperanjat sewaktu membuka dua kerangka manusia yang ditutup dengan kain sarung di rumah milik Neneng Hatijah (74) di Gang Nusa Indah 6 RT 07/17, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi.

    Zaki merupakan salah seorang pegawai Puskesmas Melong Asih yang melakukan pendataan kesehatan ke rumah milik Neneng.

    “Di dalam rumah itu kondisinya sangat berantakan dan bau tidak sedap serta ada dua orang dewasa yang ternyata anak kedua dan anak ketiga Neneng,” beber Zaki Rahman saat ditemui dilokasi kejadian, Selasa (30/p1/2018).

    Zaki menyebutkan, saat kain sarung tersebut dibuka ada kerangka manusia dengan posisi telentang. Tak lama dari itu, Zacki dan Ketua RT langsung melaporkan penemuan tersebut ke Polsek Cimahi Selatan.

    5. Ditemukan Keris, Botol Pewangi, Bunga dan Benda Klenik Lainnya

    Aparat kepolisian yang memeriksa di lokasi penemuan dua kerangka manusia tersebut juga menemukan sejumlah botol pewangi yang sudah kosong dan sejumlah keris serta bunga.

    Kapolsek Cimahi Selatan, AKP Sutarman menyebutkan, hingga saat ini masih melakukan pengembangan kasus penemuan dua kerangka ini.

    6. Percaya Anak dan Suaminya Akan Bangkit Kembali

    Lanta apa alasannya Neneng nekat menyimpan kedua jenazah tersebut? Menurut pengakuannya, Neneng menyimpan mayat suami dan anaknya karena merasa mendengar bisikan ghaib bahwa keduanya akan bangkit lagi.

    Alhasil ia pun percaya akan hal itu sehingga dirinya enggan menguburkan mayat suami serta anaknya yang telah meninggal sejak satu tahun lalu tersebut.

    “Kita sudah mengamankan Ibu Neneng, sedangkan, anak keduanya langsung dibawa ke rumah sakit jiwa untuk dilakukan pemeriksaan,” sahut AKP Sutarman.

    7. Neneng Sadar Perbuatannya Tak Lazim

    Neneng Hatijah (76), istri yang menyimpan kerangka suami dan anaknya itu menyadari bahwa menyimpan jasad di dalam rumah memang tak lazim. Namun Neneng tak mau memberi tahu warga soal kematian suami dan anaknya.

    Baca juga: Soal Pati Polri Jadi Plt Gubernur, Jokowi Sebut Belum Terima Suratnya

    “Takut warga enggak percaya. Soalnya saya dapat hidayah (untuk tidak menguburkan jasad suami dan anak),” ungkap Neneng saat diperiksa di Mapolsek Cimahi Selatan, Selasa (30/01/2018).