Menohok! Terkait Kritik Fadli Zon Sebut Jokowi Tak Layak, PPP: Luar Biasa Itu Kalau…


SURATKABAR.ID – Menanggapi kritikan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon yang menyebutkan bahwa Presiden Joko Widodo tidak layak untuk melanjutkan masa kepemimpinannya pada periode mendatang, Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani pun angkat bicara.

Dilansir dari laman Kompas.com, Arsul Sani menilai kritik Fadli Zon merupakan sesuatu yang biasa. Dimintai konfirmasi lebih lanjut melalui pesan singkat, anggota Komisi III DPR RI tersebut mengakui dirinya sama sekali tidak terkejut mendengar komentar pedas politisi dari fraksi Gerindra itu.

“Bagi PPP, ya, bukan hal yang luar biasa kalau Fadli Zon bicara seperti itu. Malah yang luar biasa itu kalau di ruang publik dia menyampaikan capaian positif pemerintah,” jawab Arsul melalui pesan singkat pada Rabu (31/1), dikutip dari laman Kompas.com, Rabu (31/2/2018).

Menurutnya adalah perkara yang sangat wajar jika dari pihak oposisi berbicara seperti itu. Pasalnya hal ini bukanlah sesuatu yang haram dilakukan di dalam negara demokrasi. Namun, Arsul mengaku dirinya tak melihat konsep alternatif yang dibawa Fadli dalam kritikannya terhadap kinerja Jokowi.

Baca Juga: Terang-Terangan! Alumni 212 Dikabarkan Tercerai-Berai, Slamet Maarif: Tidak Ada Perpecahan

“Dan, pada saat yang sama juga tidak menawarkan konsep atau program alternatif yang konkret dan bisa didiskursuskan di ruang publik,” tambah pria yang pernah mengenyam pendidikan di Glasgow Caledonian University, Skotlandia tersebut.

Arsul mengatakan, bahwa saat ini PPP bersama dengan para partai pendukung pemerintah yang lainnya tetap kompak. Tak berbeda dengan sejumlah partai politik yang telah mendeklarasikan pencapresan Jokowi, yang disebutkan oleh mantan Ketua Yayasan Al-Ahzar ini, semua kompak.

Namun meskipun demikian, ia mengungkapkan, PPP bersama partai koalisi lainnya tetap memberikan masukan positif kepada Jokowi demi jalannya pemerintahan yang  efektif. “PPP, misalnya, selalu menyampaikan kepada Pak Jokowi agar persemsi umat Islam bahwa pemerintahan ini jauh dari aspirasi umat Islam, bahkan anti-Islam, harus diperbaiki dengan komunikasi dan program yang jelas,” katanya.

Dan selama ini, menurutnya, Presiden Jokowi selalu menampung semua masukan dan menyaringnya menjadi kebijakan yang bermanfaat bagi seluruh rakyat Indonesia. “Alhamdulillah, Pak Jokowi mendengarkan yang kami sampaikan dan mengartikulasikannya dalam beberapa kebijakan.”

Baca Juga: Tak Selalu Galak, Ketum Pemuda Muhammadiyah Kini Beri Pujian pada Jokowi

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengumumkan bahwa dalam waktu dekat partainya akan mendeklarasikan Prabowo Subianto sebagai capres pada Pemilu 2019 mendatang. “Pak Prabowo semakin lama semakin siap untuk menjadi calon presiden. Harapan masyarakat demikian keinginan cukup satu periode, lah,” tukas Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/1).

Fadli menilai selama era kepemimpinan Jokowi, tingkat kesejahteraan masyarakat justru menurun, ditambah dengan kehidupan yang semakin sulit. Ia menilai, pemerintah telah gagal dalam menjalankan program di sektor pangan. Belum lagi kesejahteraan para nelayan yang menurutnya masih tetap saja terbengkalai.

“Cukup satu periode, lah, sudah capek. Makin susah, jadi saya apa yang dilakukan di satu periode ini saja banyak menimbulkan kesulitan di berbagai sektor,” tukas Fadli yang memastikan Prabowo telah semakin siap menjadi calon presiden dibandingkan masa-masa sebelumnya.