Polisi Ajukan 6 Syarat Penataan Tanah Abang Pada Anies-Sandi


SURATKABAR.ID – Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, melakukan penataan kawasan Tanah Abang.

Untuk melaksanakan kebijakan tersebut, dilakukan penutupan Jalan Jatibaru yang kini telah berjalan lebih kurang satu bulan. Namun, kebijakan tersebut malah mendapatkan protes dari berbagai pihak.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Halim Paggara, menyebutkan bahwa penutupan Jalan Jatibaru menyebabkan peningkatan kemacetan. Kepadatan lalu lintas terjadi dari Jalan Fachrudin sampai Tomang dan Slipi sampai Tanah Abang.

Setelah melakukan kajian selama sebulan dan mendapati peningkatan kemacetan, Polda Metro Jaya membuat surat rekomendasi yang dialamatkan untuk Pemprov DKI Jakarta.

Baca juga: Dituding Sebagai Biang Kerok di Indonesia, PDIP Sindir Balik Alumni 212

“Benar sudah kami serahkan rekomendasinya. Ada enam poin,” terang Halim, Jumat (26/1/2018), kepada kompas.com.

Poin pertama, Pemprov DKI Jakarta diminta melibatkan polisi dalam setiap perencanaan kebijakan yang berdampak pada keamanan, keselamatan, dan ketertiban lalu lintas.

Kedua, Pemprov DKI Jakarta disarankan untuk berkoordinasi dengan Polri jika ingin menggunakan jalan di luar fungsi.

Ketiga, pihak kepolisian meminta agar penempatan pedagang kaki lima (PKL) tida melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Keempat, setiap kebijakan yang diterbitkan Pemprov DKI diminta melakukan pengkajian lebih dalam dari aspek sosial, ekonomi, maupun hukum, sehingga tak menimbulkan permasalahan baru.

Kelima, Pemprov DKI diminta meningkatkan kualitas pelayanan angkutan umum menuju tempat perbelanjaan.

Keenam, Pemprov DKI diminta mengembalikan fungsi jalan untuk mengurangi dampak kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

“Kami kasih ke stafnya. Ada tanda terimanya,” ujar Halim mengenai surat rekomendasi tersebut.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku belum menerima surat rekomendasi tersebut hingga Jumat siang. Meski begitu, ia berjanji akan menindaklanjuti surat tersebut.

“Belum (menerima rekomendasi) sampai tadi siang, tetapi kami akan tindak lanjuti hasil rekomendasi kepada para stakeholder,” ujar Anies.