Orang Indonesia Wajib Tahu! Ini 10 Fakta Tentang Kawasan ‘Cincin Api’ yang Kini Makin Aktif


SURATKABAR.ID – Akan ada sejumlah fenomena alam yang terjadi di tahun 2018 ini. Baru saja 2 minggu berlangsung, dunia tampaknya telah dibuat kalang kabut dengan berbagai fenomena alam. Usai suhu ekstrem yang membuat wilayah Kanada dan Amerika Serikat nyaris membeku, di Indonesia sendiri telah terjadi serangkaian gempa bumi yang cukup meresahkan—selain sejumlah badai yang melanda beberapa waktu lalu.

Seperti dikutip dari liputan Hipwee.com, Sabtu (27/01/2018), pada Selasa (23/01/2018), warga Indonesia dikejutkan dengan gempa berskala besar yang berpusat di Lebak, Banten. Peristiwa kemudian diikuti oleh gempa di Aceh keesokan harinya. Gempa dengan kekuatan lebih besar juga terjadi di Alaska, Amerika Serikat pada waktu yang hampir bersamaan.

Berdasarkan keterangan yang diberikan para ahli, gempa bumi yang terjadi secara berturut-turut ini sepertinya merupakan peristiwa yang berhubungan. Terlebih lagi, gunung berapi yang berlokasi di Filipina juga meletus baru-baru ini. Disinyalir, aktivitas tektonik gempa dan meletusnya gunung berapi itu merupakan pertanda bahwa ‘ring of fire‘ alias kawasan ‘cincin api’ semakin aktif.

Mungkin sebagian besar dari kamu sudah pernah mendengar istilah ini meskipun tak terlalu yakin apa artinya. Namun sangat penting bagi orang Indonesia untuk mengetahui seluk-beluk kawasan ‘cincin api’. Mengapa? Karena Indonesia adalah satu dari sedikit negara di dunia yang sepenuhnya terletak di dalam kawasan ‘cincin api’. Yuk pelajari fakta-fakta ‘ring of fire‘ di bawah ini.

Baca juga: Drastis! Sempat Hebohkan Dunia karena Ukuran Tubuhnya, Kini Bocah Obesitas Arya Permana Berubah

1. ‘Ring of fire‘ merupakan sebutan kawasan yang dipenuhi gunung berapi dan aktivitas seismik seperti gempa bumi di sepanjang Samudera Pasifik

2. Uniknya kawasan seluas 40.000 km ini membentuk bundaran memutar bagian selatan hingga utara bumi, makanya disebut ‘cincin api’

3. Karena terdiri dari pertemuan berbagai lempeng tektonik yang terus aktif bergerak, sebagaimana dilansir dari National Geographic, sekitar 90% gempa bumi di dunia terjadi di kawasan ini

4. Sebanyak 81% gempa-gempa terbesar yang pernah terjadi di muka bumi ini tercatat di kawasan ini. Sebagai ‘penghuninya’, kita memang sudah sepatutnya terus siaga

Gempa bermagnitudo 9,1 di Tohoku Jepang menjadi gempa terhebat selama 50 tahun.

5. Selain pusat aktivitas gempa, tempat ini juga ‘rumah’ bagi 75% gunung berapi di dunia

6. Lebih tepatnya, ada 452 gunung api yang terbentang sepanjang kawasan yang juga disebut sebagai ‘circum Pacific-belt‘ ini

7. Baru-baru ini terjadi gempa terjadi di Lebak, Aceh, dan di Alaska. Meski ketiganya bukan gempa hebat, tapi perlu diwaspadai

8. Selain gempa, erupsi juga terjadi di banyak titik. Mulai dari Gunung Agung, Gunung Mayon di Filipina, hingga perfektur Gunma di Jepang

9. Serangkaian bencana ini diduga sebagai tanda aktifnya cincin api. Namun ahli mengungkapkan, cincin api sebenarnya selalu aktif. Dan masih terlalu dini jika ingin menyimpulkan akan terjadi bencana susulan

10. Saat ini ahli geologi sedang berusaha mempelajari bagaimana pergerakan lempeng di kawasan cincin api. Tujuannya? Agar jutaan manusia bisa diselamatkan dan dievakuasi sebelum datangnya bencana

 

Sebagai negara yang seluruh kawasannya termasuk dalam cincin api, kewaspadaan dan pengetahuan soal penanggulangan bencana memang sangat diperlukan. Minimal, setelah membaca berita ini, kamu tahu apa yang akan kamu lakukan jika sewaktu-waktu situasi darurat melanda.

Baca juga: Catat Tanggalnya! 7 Fenomena Langit Ini Tak Boleh Dilewatkan di Tahun 2018

Kini kamu sudah mengetahui bahwa negara kita merupakan kawasan yang sangat subur dan punya pemandangan pegunungan yang sangat indah. Namun, karena terletak di lempeng pasifik, ini juga berimbas pada kondisi Indonesia yang menjadi rawan akan bencana.