Laudya Cynthia Bella Diam-Diam Dilaporkan Polisi. Kasus Apa?


SURATKABAR.ID – Dunia selebriti kerap dihinggapi sensasi hingga kontroversi. Tidak selalu mulus perjalanan kariernya, tak sedikit pula selebriti yang diterpa kabar tidak mengenakkan.

Terkadang bahkan berita-berita negatif itu kita dengar dari selebriti yang sama sekali tidak terduga. Publik figur yang selama ini dikenal bebas dari pemberitaan miring.

Namun, yang namanya dunia hiburan memang hal seperti demikian tidak bisa terelakkan lagi. Seperti baru-baru ini terdengar berita tak mengenakkan dari aktris cantik berhijab.

Kabar tak sedap tersebut datang dari model dan aktris cantik Laudya Cynthia Bella. Menurut pemberitaan, ia dilaporkan oleh seorang pengusaha yang bernama Jimmy Sanjaya lantaran adanya dugaan telah melakukan tindak pidana yakni penipuan dan penggelapan.

Atas pelaporan terkait Laudya Cynthia Bella tersebut, kasus ini pun sedang dalam proses penanganan oleh pihak kepolisian.

Baca juga: Pasha “Ungu” Angkat Bicara Soal Gaya Rambutnya yang Jadi Sorotan Publik

Seperti dilansir dari Tribunnews.com, Kepala Satuan Reskrim Polres Bandung AKP Firman Taupik ketika dihubungi melalui ponselnya, Selasa (23/1/2018) mengatakan bahwa Bella membantah laporan tersebut.

Lantas, bagaimana dengan pengakuan istri Engku Emran itu sendiri?

“Pengakuan dari yang bersangkutan, dia tidak melakukan itu. Notaris juga sudah kami mintai keterangan,” tutur Firman.

Menurut keterangan lebih lanjut dari Firman, polisi pun belum memastikan dalam kasus ini apakah Bella bersalah ataukah tidak. Namun, pihaknya bakal mengembangkan laporan tersebut.

“Tapi belum kami pastikan apakah dia (Laudya Cintya Bella) bersalah atau tidak,” kata Firman.

Bella sebelumnya dilaporkan karena dugaan penipuan serta penggelapan uang. Diduga, ia tersandung kasus jual beli tanah.

“Ya, benar memang ada laporan dengan (terlapor) nama tersebut (Laudya Cynthia Bella). Namanya laporan, siapa saja bisa (melaporkan),” ujar Firman.

“Kasusnya transaksi jual beli tanah. Sedang kami dalami apakah ada penggelapan atau penipuan,” imbuhnya.