Sultan Brunei Laporkan Akun yang Cemarkan Nama Baiknya ke Polda Metro


SURATKABAR.ID – Baginda Sultan Haji Hassanal Bolkiah Mu’izzadin Waddaulah yang merupakan Sultan Brunei Darussalam melaporkan pemilik akun @anti_hassanal di media sosial Instagram ke Polda Metro Jaya. Akun tersebut diduga telah melakukan pencemaran nama baik terhadap Sultan.

Melansir reportase Liputan6.com, Selasa (23/01/2018), pelaporan diwakili oleh Kepolisian Brunei Darussalam, Pengiran Zaidi Bin Pengiran Haji Metali. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono menuturkan pelapor bertindak sebagai kuasa Sultan Brunei.

“Pada waktu berada di Hotel Mahakam, Jaksel, melihat postingan Instagram atas nama ‘anti hassanal’ yang memuat foto-foto korban yang di dalamnya terdapat kata-kata yang dapat menimbulkan kebencian bagi orang yang melihatnya,” beber Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, Jakarta pada Senin (22/01/2018).

Zaidi menganggap postingan di akun tersebut telah mencemarkan nama baik Sultan Brunei. Korban yang merasa dirugikan lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polda Metro Jaya.

Baca juga: Lagi, KPK Kembali Panggil Zumi Zola Untuk Dalami Dugaan Suap RAPD Jambi

Laporan itu diterima dengan nomor LP/389/I/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 21 Januari 2018. Hingga berita ini dimuat, belum jelas apakah akun tersebut dikelola oleh orang Indonesia atau bukan. Kasus ini masih diselidiki penyidik Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Sementara itu, melansir laporan Detik.com, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono juga memberikan keterangannya terkait pelaporan kasus ini.

“Pelapornya Pengiran Zairi bin Pengiran Haji Metali, yaitu selaku pihak Kepolisian Brunei Darussalam,” tukas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono dalam keterangannya, Jakarta, Senin (22/01/2018).

Pengaduan Sultan Brunei tersebut tertuang dalam laporan polisi bernomor LP/379/I/2017/PMJ/Dit.Reskrimsus pada Minggu (21/01/2018). Pencemaran nama baik itu diketahui pelapor sewaktu berada di Jakarta Selatan.

“Pelapor selaku kuasa hukum korban menerangkan bahwa waktu pelapor berada di Hotel Mahakam, Jaksel, melihat posting Instagram atas nama anti_hassanal,” tandas Argo.

Baca juga: Hakim Tolak Eksepsinya, Respon Jonru Malah Tak Terduga

Akun tersebut memasang foto Sultan Hassanal Bolkiah di Instagram-nya. Namun, dalam foto-foto Sultan itu, terlapor menambahkan perkataan yang mengandung muatan kebencian.