Viral! Pernikahan Beda Agama, Usai Jalani Akad Nikah Islam Langsung Pemberkatan di Gereja


SURATKABAR.ID – Saat memutuskan menikah, banyak hal yang perlu dipertimbangkan. Salah satu yang paling berat adalah keyakinan agama, apalagi kalau agama yang dianut berbeda.

Di Indonesia, pernikahan beda agama memang masih bisa dibilang sulit terealisasi, kecuali salah satunya pindah agama. Dan seperti kultur yang ada di Indonesia, kebanyakan orang pasti memilih pasangan yang hidupnya seagama.

Meski penuh halangan, karena sudah saling cinta adanya kecocokan yang sudah tak bisa diganggu gugat lagi, orang-orang mengambil resiko dengan melangsungkan pernikahannya meski berbeda agama. Seperti halnya pasangan satu ini.

Baca juga: Video Viral, Pria Malaysia Tampar Wanita Indonesia di Depan Umum Karena Tak Pakai Hijab

Pengguna Facebook bernama Ahmad Nurcholish mengunggah foto pasangan yang baru saja melangsungkan pernikahan dengan nuansa yang sangat berbeda. Ahmad Nurcholis sendiri merupakan Ketua Pendidikan Kebhinnekaan dan Perdamaian di Indonesian Conference of Religion and Pace (IRCP).

Suami istri ini ternyata memiliki perbedaan agama. Karena hal itulah pernikahan itu dilakukan di dua tempat yang berbeda. Pertama, pasangan ini melangsungkan akad nikah secara Islam. Dan selanjutnya kedua mempelai ini menuju ke gereka untuk mengikuti pemberkatan nikah.

“Usai akad nikah secara Islam kedua mempelai ini saya antar ke gereja utk mengikuti pemberkatan nikah.

Ini pasangan yg ke 741 yg kami bantu pernikahanya karena berbeda agama.

#fromJogjawithLove” tulis akun Ahmad yang diunggah pada 8 Januari 2018, seperti yang diwartakan oleh Tribunnews.com

Baca juga: Ditetapkan Jadi Tersangka Ujaran Kebencian, Begini Komentar Ustaz Zulkifli Muhammad Ali

Keduanya berfoto dengan memegang mahar, dan ada pula foto saat keduanya menjalani pemberkatan di sebuah gereja. Dilansir dari Brilio.net pada Selasa (10/1/2016) pernikahan beda agama itu cukup menarik perhatian.

Selain foto-foto tersebut, Ahmad juga mengunggah foto lainnya yang menunjukkan pasangan berbeda agama. Begini caption yang menyertai unggahan itu di Facebook.

MUSLIM TIMUR TENGAH & KRISTEN PADANG TIONGHOA
Dg latar belakang tsb mulanya tak mudah utk menyatukan mereka. Yg laki muslim dr Timur Tengah alias Jawa Timur bagian tengah & yg perempuan dr Padang-Tionghoa.

Namun… seperti jg pasangan2 lainnya.. kekuatan cinta keduanya mampu meretas sekat2 perbedaan yg ada.

Baca juga: Ditanya Soal Isu Umi Pipik Rebut Sunu dari Istrinya, Indadari Santai Bilang Begini

Maka kedua keluarga pun bertemu utk memberi restu, doa dan support utk keduanya. Jadilah mereka pengantin dan resmi menyandang sbg pasangan suami-istri.

Inilah pasangan ke-819″.

Kepengurusan di Kantor Urusan Agama (KUA)

Pastinya Anda bertanya-tanya bagaimana kepengurusan di KUA. Nah, Ahmad menjelaskan jika memang KUA tidak menerima pasangan beda agama. Sebab, KUA mengacu atas dasar kompilasi hukum Islam dan fatwa agama dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan terkait legalitas pernikahan beda agama.

Selanjutnya, alumni Manajemen Pendidikan Islam di Universitas Muhammadiyah Jakarta menyebutkan jika legalitas bisa diperoleh dari Disdukcapil setempat.

Ahmad menjelaskan jika pasangan beda agama bisa mendapatkan legalitas melalui Disdukcapil setempat, yang perlu ditekankan dan digaris bawahi yakni pernikahan itu pengesahannya didapatkan dari agamawan masing-masing mempelai. Dengan hal itu, negara lewat Disdukcapil wajib melegalkan pernikahan setelah pasangan pengantin mendapatkan pengesahan dari agamawan masing-masing mempelai.