Bocah Dibunuh Ayahnya, Petugas Autopsi Berkaca-kaca Matanya Lihat Kondisi Korban


    63batamnews-b***h-anak1

    Aksi kejam dilakukan oleh seorang ayah terhadap anaknya yang masih berusia  dua setengah tahun. M Efendi diduga kuat telah membunuh anaknya Muhammad Maulana. Awalnya lelaki 36 tahun ini melaporkan bahwa anaknya hilang.

    Dari Jawa Pos dilaporkan jika Kapolsek Lubukbaja, Kompol I Dewa Nyoman ASN menuturkan bahwa pada hari kejadian tidak membuahkan hasil, polisi pun menghentikan pencarian Maulana karena hari sudah mulai gelap.

    Ayah dari Maulana tersebut saat dini hari keluar membawa jasad korban yang dimasukan ke dalam koper. Koper berisi tubuh Maulana itu rencananya akan dibuang ke depan mushola. Sebagai alibi jika Maulana diculik dan dibunuh oleh seseorang.

    “Tapi diluar rumah, tersangka melihat ada tiga orang warga diluar rumah. Salah seorang warga sempat menegurnya dan menanyakan keberadan Maulana. Tersangka menjawab belum ketemu,” terang Dewa Seperti dikutip dari batampos.co.id

    Kemudian koper itu terbuka. Tubuh kaku Maulana jatuh ke dalam kolam dan tenggelam. Efendi panik dan ingin mengambil tubuh Maulana. Tapi karena warga masih ada, Efendi memutuskan masuk rumah dan tertidur.

    “Pagi harinya ada warga yang berteriak menemukan jasad korban. Tersangka langsung bangun dan keluar rumah. Ia pura-pura kaget dan menggendong tubuh korban,” jelas Dewa.

    Setelah kepolisian mendapatkan informasi mengenai penemuan jasad Maulana tersebut langsung turun ke lokasi. Karena dianggap kematian tersebut tidak wajar, polisi hendak melakukan visum, tetapi ditolak oleh keluarga korban.

    “Kita banyak menemukan kejanggalan. Tubuh korban penuh lebam. Tersangka sempat mengaku jika itu luka lama. Padahal kita bisa melihat jelas jika itu lebam baru dan ada luka baru di punggung korban,” Kata Dewa.

    Lanjut ke halaman selanjutnya >>