Mantan Pemain Pesantren Rock n Roll Ini Meninggal Dunia, Kisah Hijrahnya Bikin Haru


SURATKABAR.ID – Muhammad Iqbal Azahri, ustaz yang sekaligus mantan pemain dalam pesantren rock n roll telah berpulang ke hadapan Allah SWT. Kepergian Muhammad Iqbal ini menjadi duka tersendiri bagi keluarga dan orang-orang terdekatnya. Pria bertato yang sudah sempat berhijarh itu meninggal dunia pada Sabtu (30/12/2017) pukul 10:53 di Rumah Sakit Advent Bandung.

Meninggalkan suatu kebiasaan yang buruk itu tidak mudah seperti membalikan kedua telapak tangan.. Mungkin yg sering kita dengar dengan istilah #HIJRAH. Proses memperbaiki diri itu bisa membuat diri ini bisa lebih menghargai.. Karna ketika diri ini bisa menjadi lebih baik dari hari sebelum nya,pasti diri ini akan lebih berat untuk kembali .. Karna dengan jeripayah dan usaha yg sangat keras untuk memperbaiki diri itu yang akan selalu teringat.. . . Janganlah meremehkan Amal yang terlihat kecil dari diri seseorang untuk menjadi lebih baik..Karna Allah lebih mencintai Hamba Hamba nya yg berusaha menjadi hamba yg lebih baik dalam setiap waktu nya Walaupun hanya sebesar Zarah.. . . Tetaplah lakukan yg terbaik pada sisa sisa waktu mu.. Karna Allah yg maha tau akan takdir hidup Mu ,di bandingkan diri Mu sendiri.. Jangan lah sekali kali berbangga diri ketika dirimu sudah merasa Aman dalam Amal Agama Mu yang sudah terlihat Baik.. #keepistighfar #hatihatidenganhati #istiqomah #tawadhu #pesantrenrocknroll . . *2

A post shared by muhammad_musa (@muhammad_iqbalazhari) on

Nama Muhammad Iqbal sendiri mungkin sudah sangat familiar di telinga anak muda Bandung. Selain sebagai mantan artis, ia juga dikenal sebagai Motivator Hijrah lantaran sering mengajak anak-anak muda untuk menjadi muslim yang lebih baik lagi. Memang, bisa dibilang Muhammad Iqbal memiliki masa lalu yang kelam.

Baca juga: Pasca Heboh Jadi Pelakor, Jennifer Dunn Kembali Ditangkap Polisi Terkait Narkoba

Iqbal di masa lalu pernah menjadi vokalis band cadas Bandung dan juga masuk ke dalam komunitas Hip Hop Bandung. Tak ayal, karena pergaulanya itu ia mengiasi tubunya dengan gambar tato supaya terkesan lebih garang. Ia juga pernah bermain dalam sinetron Rock n Roll yang populer beberapa waktu yang lalu.

Kisah hijrahnya juga pernah diutarakn lewat sebuah program di salah satu televisi swasta Indonesia bernama Titik Balik di tahun 2011 yang lalu. Dalam acara tersebut, Muhammad Iqbal bercerita mengenai masa lalunya yang kelam. Ternyata, sejak kelas 1 SMP ia mengakui sudah pergi dari rumah dan memilih untuk hidup di jalanan.

Meninggalkan suatu kebiasaan yang buruk itu tidak mudah seperti membalikan kedua telapak tangan.. Mungkin yg sering kita dengar dengan istilah #HIJRAH. Proses memperbaiki diri itu bisa membuat diri ini bisa lebih menghargai.. Karna ketika diri ini bisa menjadi lebih baik dari hari sebelum nya,pasti diri ini akan lebih berat untuk kembali .. Karna dengan jeripayah dan usaha yg sangat keras untuk memperbaiki diri itu yang akan selalu teringat.. . . Janganlah meremehkan Amal yang terlihat kecil dari diri seseorang untuk menjadi lebih baik..Karna Allah lebih mencintai Hamba Hamba nya yg berusaha menjadi hamba yg lebih baik dalam setiap waktu nya Walaupun hanya sebesar Zarah.. . . Tetaplah lakukan yg terbaik pada sisa sisa waktu mu.. Karna Allah yg maha tau akan takdir hidup Mu ,di bandingkan diri Mu sendiri.. Jangan lah sekali kali berbangga diri ketika dirimu sudah merasa Aman dalam Amal Agama Mu yang sudah terlihat Baik.. #keepistighfar #hatihatidenganhati #istiqomah #tawadhu #pesantrenrocknroll . . *3

A post shared by muhammad_musa (@muhammad_iqbalazhari) on

Baca juga: Sweeping Toko Obat, Polisi Sebut Oknum FPI Sempat Minta Rp20 Ribu ke Penjaga Toko

Iqbal remaja bertahan hidup di kerasnya kehidupan jalanan. Ia harus mencari uang dengan cara apapun agar perutnya tak kelaparan.

“Awalnya saya suka musik metal dan keras. karena bisa lampiaskan emosi saya. Dan saya dulu sempet gak pulang kelas 1 SMP saya keluar dari rumah,” ungkapnya dalam acara itu, seperti yang diwartakan oleh Tribunnews.com

innalillahi wa innailaihirojiun.. allohumafirlahum warhamhum. kami terutama saya sangat iri padamu muhamad iqbal azhari.. ajal menjemput dikala telah berhijrah dan istiqomah. sosok teladan yg baik yg menginspirasi. tetangga yg baik. sedang akhir hayat kami belum tahu seperti apa. dan sedang apa. tapi kami masih bisa tertawa tawa lepas seakan akan tahu akhir hayat kami.. ditahun ini kami belum bisa bertaubat kepadaMU ya Alloh.. larangan laranganMu masih kami lakukan dan Engkau tak pernah lupa dan tak ridho. lalu Engkau menyeru kami untuk bertaubat daripadanya.. Ampunilah kami wahai dzat yg maha agung dan jangan Kau putuskan harapanku dari Mu.. terimalah amal ibadah kami di tahun ini. aamiiin.. Allohumasoholi a'la sayiddina muhammad.. #hijrah #istiqomah #muhammadiqbalazhari

A post shared by Danny Monz (@monzdanny) on

Baca juga: Beda 180 Derajat! Begini Perbandingan Reaksi Anies Baswedan dan Tri Rismaharini Kala ‘Taman Kota’ Dirusak Warga

Ia melanjutkan saat kembali ke rumah, orang tuanya ternyata sudah tak ada lagi di rumah. Para tetangga memberi tahunya jika keluarganya sudah pindah ke Jakarta. Ia memutuskan kembali ke jalanan, menjadi pengamen, tukang parkir untuk bisa bertahan hidup. Bahkan, selama menjadi anak jalanan, ia tak malu memakan makanan sisa orang.

Bahkan, ia sampai mengorek tempat sampah dan tempat pembuangan sisa makanan di restoran. Dia juga hampir pernah jadi korban geng motor Bandung, namun nyawanya terselamatkan lantaran ia bersembunyi di selokan. Setelah lebih dari 6 tahun lamanya, ia akhirnya bisa bertemu dengan orangtuanya.

“Saya ketemu setelah nyari 6 tahun. Saya senang, dan saya sempat bilang kalau saya bakal balik lagi ke orangtua saya. Saya salut sama orangtua yang percaya kalau saya orang baik,” ujar Iqbal.

Baca juga: Wow! 4 Negara Ini Tawarkan Uang Ratusan Juta Jika Nikahi Warganya, Nomor 3 Tetangga Sendiri

Iqbal juga bercerita jika ia di masa lalu juga pernah terjerat dalam kasus narkoba. Bahkan ia pernah overdosis lantaran narkoba. Dan dari titik itulah, jadi momen dia untuk berhijrah lebih baik.

“Saya overdosis dan masuk rumah sakit. Saat itu saya bernazar kalau saya masih diizinkan hidup, izinkan saya untuk tobat. Dan benar setelah saya keluar dari rumah sakit saya bertobat,” ungkap Iqbal.

Beberapa sahabat dekatnya turut mendoakan kepergian Iqbal, seperti Ustaz Derry Sulaiman dan Ustaz Hanan Attaki. Tak hanya sahabat saja, orang-orang juga turut mendoakannya.

Baca juga: Soal Pelarangan Berceramah Ustaz Somad, Anggota DPR Ini Singgung Orde Baru dan PDIP

Kematian yg layak untuk dicemburui.. insyaAllah khusnul khatimah kang iqbal aamiin Allahuma aamiin,” tulis pengguna akun @gumacreative.

“Innaa lillaahi wa innaa ilaihi rooji’uun.. Salah satu yg menginspirasi hijrahku. Semoga khusnul qotimah. Semoga surga Allah buatmu. Aamiin ya Rabb,” tulis pemilik akun @pluv10ph1l3.