Mengaggumkan! Meski Tubuhnya Dipenuhi Kutil, Wanita Ini Bisa Nikmati Hidupnya. Ternyata Ini Motivasi Terbesarnya


SURATKABAR.ID – Bagi seseorang, memiliki sedikit kutil saja di bagian tubuhnya pasti akan menurunkan kepercayaan diri. Namun tidak dengan wanita dari Brasil ini. Ia menuai banyak pujian lantaran sangat percaya diri dengan tubuhnya yang dipenuhi kutil. Bahkan, ia berani menampilkan tubuhnya itu dengan mengenakan pakaian renang di pantai.

Wanita berusia 53 tahun ini berasal dari Rio de Janeiro, Brasil yang di dalam tubuhnya mengandung men neurofibromatosis tipe-1 atau NF-1, yaitu merupakan kondisi genetik yang mempengaruhi sisten saraf dan kulit dalam berbagai bentuk.

“Ada saat-saat ketika saya merasa sedih melihat diri saya di cermin, atau memperhatikan orang-orang yang menatap saya di jalan, tapi keluarga saya selalu mendukung saya,” kata Sandra, seperti yang dilansir Mirror.

Baca juga: Jalin Hubungan Asmara dengan Suami Orang, Wanita Ini Curhat ‘Pacaran Kita Penuh Pengorbanan’

Tak mau terkalahkan dengan rasa malunya, Sandra memompa kepercayaan dirinya kepada dua anaknya yang juga menderita penyakit tersebut. Sandra berpesan kepada dua buah hatinya bahwasannya penyakitnya itu bukanlah menjadi hal yang perlu untuk disesali. Sebagai panutan kedua anaknya, Sandra semakin percaya diri.

Ternyata, Sandra sudah menderita kutil tumor itu sedari remaja. Awalnya memang Sandra dan juga orantuanya tidak tahu jika ia memiliki masalah kesehatan sampai masa pubertas. Tanda-tanda awal kemunculan penyakitnya itu muncul warna pucat pada kulit, bercak warna kopi yang disbeut sebagai café au lit atau yang dikenal sebagai neurofibrometer.

Namun, saat didiagnosa di tahun 1970-an, tanda-tanda tersebut sudah muncul namun belum diketahui secara pasti mengenai penyakitnya tersebut. Saat usia 17 tahun, Sandra masih bebas berkencan dan bebas beraktivitas lainnya. Namun, menjelang usianya di pertengahan dua puluhan, tubuh Snadra mulai ditutupi tumor kecil.

Baca juga: Menguras Air Mata! Momen Terakhir Tahanan Bertemu Putri Kecilnya Sebelum Dihukum Mati

Saat itu ia bertemu dengan calon suaminya, Jose.

“Dia jatuh cinta dengan benjolan saya. Dia menyadari bahwa saya benar-benar unik dan memutuskannya. Dia tinggal bersama saya. Kami sudah bersama sejak saat itu. Kami berkencan, bertunangan, lalu menikah, sudah 27 tahun,” kata Sandra, dilansir dari Tempo.co

Kini, Sandra memiliki anak laki-laki (21) masih menghadapi meningkatnya tumor di tubuh. Sementara itu Luana (16) masih perkembangan tanda-tanda kecoklatan di kulit. Anak kedua Sandra saat berusia 6 tahun meninggal lantaran kutil itu berubah menjadi kanker. Sampai saat ini belum ditemukan obat untuk penyembuhan penyakit NF1. Satu-satunya jalan perawatan yang diterima adalah pengangkatan tumor.