Pengakuan! Meski Lulusan Fakultas Kehutanan, Jokowi Curhat Pernah Gagal Tes Masuk Perhutani


    SURATKABAR.ID – Presiden Joko Widodo mengakui dirinya teringat masa kuliah saat memasuki Universitas Gadjah Mada (UGM).

    Tak hanya teringat masa itu, Jokowi yang merupakan alumni Fakultas Kehutanan juga bercerita tentang cita-citanya menjadi pegawai Perhutani namun tidak diterima.

    “Tadi ketika masuk ke kampus yang kita cintai ini, kenangan saya kembali 37 tahun yang lalu sebagai mahasiswa yang rambutnya masih gondrong dan celananya cutbray,” kata Presiden Joko Widodo, Senin (19/12/2017) dikutip dari Kompas.com.

    Baca juga: Penampilan Jennifer Dunn di Luar Rumah Kini Bikin Terkejut, Netizen Gemas

    Presiden Joko Widodo juga menceritakan, semasa kuliah dahulu ia bercita-cita sama dengan mahasiswa kehutanan lainnya. Ia kala itu bercita-cita untuk bekerja sebagai pegawai perhutani.

    “Dulu cita-cita saya sama dengan rekan-rekan lainnya di sini kepengen menjadi pegawai Perhutani,” kenangnya.

    Usai lulus kuliah, Jokowi lalu mendaftar dan mengikuti tes untuk mengejar cita-citanya tersebut, yakni menjadi pegawai Perhutani. Akan tetapi, cita-cita itu kandas lantaran dirinya tidak lolos tes.

    “Saya daftar, ikut tes tapi tidak diterima, diterimanya jadi presiden,” kata Presiden Joko Widodo sembari tertawa.

    Karena gagal tes masuk Perhutani, Jokowi pun mengaku saat itu ia sempat berpikir apakah dirinya terlalu bodoh atau jangan-jangan ada banyak pegawai titipan.

    Baca juga: Terancam! FPI Bakal Sweeping Mereka yang Dipaksa Kenakan Atribut Natal

    Namun, Presiden Joko Widodo tetap menerima kenyataan tersebut dan menganggapnya kehendak Yang Maha Kuasa.

    “Saya mikir-mikir apa bodoh banget, atau tesnya tidak benar, atau jangan-jangan banyak titipan, jadi berpikir jelek. Ya, ini sudah menjadi kehendak Allah,” ujarnya.

    Menurut Presiden Joko Widodo, siapapun boleh memiliki cita-cita untuk menjadi apa saja, tetapi tetap Tuhan-lah yang menentukan nasib seseorang.

    “Kadang cita-cita ya boleh, tapi Allah yang berkehendak lain,” tuturnya.

    Baca juga: Mobil Berplat B 1 UNO Terobos Busway, Sandiaga Komentar Ringan Begini

    Setelah memberikan kuliah umum di puncak peringatan Dies Natalis Universitas Gadjah Mada (UGM) Dies Natalis ke-68 di Graha Sabha Pramana, Presiden Joko Widodo ditemani Iriana Joko Widodo, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur DIY Sri Sultan HB X dan Gubernur Jawa Tengah sekaligus Ketua Umum Keluarga Alimni Gadjah Mada (KAGAMA) Ganjar Pranowo dan Rektor UGM Panut Mulyono berjalan kaki menuju ke Fakultas Kehutanan untuk mengikuti acara reuni.

    Di kesempatan ini, Presiden Joko Widodo juga melakukan aktivitas menanam pohon cendana di Kompleks Fakultas Kehutanan.