Berawal dari Laporan Dedi Mulyadi, Golkar Cabut Dukungan pada Ridwan Kamil


SURATKABAR.ID – Partai Golkar mencabut dukungan terhdap Ridwan Kamil dan Daniel Mutaqien di Pilgub Jabar 2018 mendatang. Keputusan ini berawal dari laporan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) I Golkar Jabar, Dedi Mulyadi, kepada Dewann Pimpinan Pusat (DPP).

Seperti diwartakan detik.com, hal tersebut disampaikan langsung oleh Dedi Mulyadi di sela-sela rapimnas Golkar di JCC Senayan, Jakarta, Senin (18/12/2017).

“Kami beri batasan sampai 25 November karena dikhawatirkan Golkar sampai ujung tak ada kejelasan dan akhirnya setelah itu tak punya pasangan dan calon kan sehingga kami sampaikan ke DPP ini laporan di Jabar dan akhirnya DPP keluarkan surat putusan,” kata Dedi.

Menyeruak wacana bahwa keputusan Golkar tersebut berhubungan dengan terpilihnya ketua umum Golkar yang baru, Airlangga Hartarto. Dedi sendiri merupakan pendukung Airlangga sejak awal munaslub digelorakan.

Namun Dedi enggan memberi tanggapan terkait dengan wacana tersebut. Termasuk dengan kabar bahwa Dedi yang akan diusung Golkar di Pilgub Jabar 2018, menggantikan Ridwan Kamil.

“Tidak ada, saya concern terhadap perubahan Partai Golkar, bukan dasar untuk pencalonan Gubernur Jabar. Dasar saya ingin melakukan perubahan Partai Golkar dampaknya bagaimana citranya supaya tren positif,” ujar Dedi yang juga Bupati Purwakarta.

Baca Juga: Jarang Diketahui, Selain Bagus untuk Penglihatan, Buah Melon Juga Punya Segudang manfaat Ini

Dedi pun melanjutkan bahwa hari Jumat (22/12/2017) mendatang, akan ada pertemuan dengan DPP membahas situasi di Jabar.

“Ketum kan sangat rasional, nanti kita bahas setelah munas. Mungkin Jumat kita bahas apa sih yang akan dilakukan Golkar untuk kepentingan Jabar,” terang Dedi.

Masih dilansir dari detik.com, Dedi juga disebut-sebut bakal diusung oleh PDI lantaran partai berlambang kepala banteng itu belum mendeklarasikan calon untuk Pilgub Jabar 2018. Jika kabar di atas benar, maka kelak Dedi akan diusung Golkar dan PDIP untuk maju dalam pesta demokrasi di Jabar tersebut.

“Terima kasih untuk PDIP, saya ucapkan terima kasih. Tentunya kita sebagai partai politik secara bersama dengan siapa pun. Prinsipnya, apa pun yang dilakukan bermanfaat dan menang,” katanya.

Didi juga memaparkan bahwa tak ada komunikasi dari parpol pendukung Ridwan kamil lainnya terkait dengan konvensi cawagub.

“Kan tak ada perjanjian konvensi dari Golkar. Golkar kan rekomendasikan pasangan calon. Kami tak dapat surat melaksanakan konvensi, kapan konvensinya kita enggak tahu,” tandasnya.

Sejauh ini, Ridwan Kamil masih diusung oleh tiga partai yang sudah jauh-jauh hari mendeklarasikan dukungannya. Ketiga partai tersebut adalah PPP, PKB, dan NasDem.