Natal, Ahok Akan Dapat Remisi Lebih Dari 2 Minggu?


SURATKABAR.ID – Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan mendapatkan remisi pada saat Natal, 25 Desember 2017.

Ahok yang mendapatkan hukuman dua tahun penjara karena kasus penistaan agama, akan mendapatkan potongan masa tahanan pada hari raya Natal.

Hal ini diungkapkan oleh kuasa hukumnya, I Wayan Sudirta. Menurutnya, Ahok telah menjalani masa hukuman selama lebih dari enam bula. Selama menjalani hukuman, Ahok juga berkelakuan baik dan menjalankan kewajiban sesuai aturan.

“Jadi Ahok telah memenuhi syarat administrasi untuk mendapatkan remisi,” ujar Wayan, Minggu (17/12/2017), dilansir tempo.co.

Baca juga: Anak Buah Prabowo Sebut Setya Novanto Bakal Diberi Hukuman Ringan Karena Ini

Ahok divonis hukuman penjara dua tahun karena kasus penistaan agama terkait ucapannya di Kepulauan Seribu. Ahok dinyatakan bersalah oleh majelis hakim. Pidatonya di depan warga Kepulauan Seribu dianggap telah menodai agama Islam. Hingga pada 9 Mei 2017 lalu, Ahok ditahan di Markas Komando Brimob, Depok, Jawa Barat.

Sementara itu, Wayan menambahkan bahwa pemberian remisi pada Ahok telah diatur dalam sejumlah Undang-Undang yang berlaku. Salah satunya adalah Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 174 Tahun 1999 tentang Remisi.

“Remisi yang didapatkan Ahok nanti sudah sesuai dengan aturan-aturan tersebut,” ujar Wayan.

Dalam Keppres 174 Tahun 1999 disebutkan bahwa narapidana dapat mendapatkan pengurangan masa kurungan dengan syarat berkelakuan baik dan minimal sudah menjalani masa pidana selama 6 bulan.

Keppres Nomor 174 Tahun 1999 menyebutkan bahwa narapidana yang telah menjalani masa kurungan selama enam bulan akan mendapatkan remisi selama satu bulan. Sedangkan, pada satu tahun pertama pidana, mereka akan mendapatkan remisi dua bulan.

Setelah dua tahun, mereka akan mendapatkan remisi tiga bulan dan seterusnya hingga batas maksimal enam bulan. Meski begitu, Ahok akan mendapatkan pengurangan masa hukuman berbeda dari ketentuan itu. Ia akan mendapatkan remisi kurang dari satu bulan.

“Rencana akan dapat remisi 15 hari,” terang Wayan.