Gamblang! Penolakan Yerusalem Ibu Kota Israel, Jimly Larang Keras ICMI Ikut Aksi Bela Palestina


    SURATKABAR.ID – Jumlah massa yang menyuarakan penolakan atas klaim Presiden Amerika Serikat tentang Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel semakin membludak. Aksi demo terjadi di berbagai belahan dunia. Termasuk juga di Indonesia.

    Mengenai hal tersebut, Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Jimly Asshiddiqie memiliki pendapat berbeda mengenai cara menyuarakan kekecewaan terkait pengakuan Donald Trump. Ia bahkan melarang anggotanya ikut turun ke jalan dan melangsungkan demo, dilansir Tempo.co.

    Jimly menegaskan, untuk menolak Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel tidak harus dengan aksi demonstrasi. Menurutnya ada cara lain untuk menyuarakan penolakan atas klaim Trump yang dianggap begitu kontroversial tersebut.

    “Saya anjurkan kaum intelektual enggak usah lah ikut demo, tapi kita harus setuju menolak Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel,” jelas Jimly di Jakarta, Jumat (15/12), seperti yang dikutip dari laman Tempo.co, Jumat (15/12/2017). “Ndak lah, (ICMI) enggak perlu ikut demo,” tambahnya.

    Baca Juga: Saat OKI Sebut Yerusalem Timur Ibukota Palestina, Reaksi Israel Malah…

    Lebih lanjut, Jimly menganggap adalah hal yang wajar bagi publik untuk menunjukkan kekecewaan mereka akibat pernyataan Trump tersebut. Namun ia meminta agar jangan sampai menggunakan cara yang keliru dalam berekspresi. Pasalnya hal itu mungkin menjadi bumerang bagi umat Muslim sendiri.

    Dengan digunakannya cara berekspresi yang salah, hal tersebut menurut Jimly dapat berakibat pada tercorengnya agama Islam dan pemeeluknya. “Ekspresikan saja kekecewaan, tapi kita tak boleh salah,” tegas Jimly kemudian.

    Pada Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerja sama Islam (OKI) terkait Palestina yang digelar hari Rabu (13/12), Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan penolakan rakyat Indonesia atas pengakuan sepihak yang keluar dari pemimpin negara adidaya tersebut.

    Baca Juga: Bikin Melongo! 4 Tahun Jalin Asmara dengan Aktris Film Syur, Pria Ini Beri Pengakuan Menggegerkan

    Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menuntut negara-negara OKI serentak bersatu untuk memberikan dukungan penuh kepada Palestina. “Serta menyampaikan beberapa langkah yang dapat dilakukan baik secara bersama maupun secara individu untuk membela Palestina,” tutur Jokowi.

    Hari Minggu (10/12) kemarin, aksi bela Palestina yang dipelopori oleh Partai Keadilan Sejahtera memenuhi depan kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat. Tercatat sebanyak 4.000 orang mengikuti aksi tersebut. Mereka berkumpul sejak pukul 08.00 WIB dan menyuarakan protes kepada tindakan Trump.