Sadis! Dorong Warga Hingga Tercebur ke Aspal Panas, Begini Nasib Suami Kades Sekarang


SURATKABAR.ID – Seorang suami kepala desa Dukuh Tengah, Kabupaten Tegal, bernama Imam Rojai terlibat peselisihan yang menyebabkan seorang warga, Nasori (58), tercebur ke aspal panas. Peristiwa ini terjadi pada MInggu (10/12/2017) sekitar pukul 11.00 WIB.

Seperti diwartakan detik.com, kejaidn itu bermula ketika Nasori sambil mengedarai sepeda motor miliknya melintas di atas area jalan yang tengah dalam proses pengaspalan. Setelah itu, Nasori berhenti dan mengatakan bahwa kinerja Kustinah, Kades Dukuh Tengah yang merupakan suami Rojai, tidak maksimal dan terkesan lamban.

“Nah, di situlah akhirnya terjadi kesalahpahaman. Di sana ada Pak Rojai, suami Bu Lurah, yang kemudian tidak terima dengan perkataan kakek tersebut. Kontak fisik antara keduanya tak bisa dihindari. Keduanya saling dorong hingga si kakek terjatuh ke drum yang berisi aspal panas. Itu saksinya para pekerja,” terang Kapolsek Bojong AKP Sugeng Subagyo, Senin (11/12/2017).

Baca Juga: Gelar Aksi 1712, GNPF Targetkan 7 Juta Orang Bakal Hadir

Peristiwa ini pun berlanjut ke jalur hukum. Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Rojai pun resmi menjadi tahanan Mapolres Tegal. Ia dijerat dengan pasal penganiayaan. Setelah menjalani pemeriksaan lanjutan, Rojai ditahan.

“Sudah ditahan sejak kemarin dan untuk memudahkan proses penyidikan, tersangka sudah dibawa ke Mapolres. Dia dikenakan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan korban luka,” kata Kasatreskrim Polres Tegal, AKP Bambang Purnomo, Kamis (14/12/2017), dikutip dari detik.com.

Polisi pun turut mengamankan sejumlah barang bukti. Beberapa di antaranya adalah satu tong tempat aspal, satu hel dan satu jaket kulit warna hitam yang berlumuran aspal panas.

Sementara itu, Nasori yang merupakan warga Desa Karangmulya, Kecamatan Bojong, hingga sekarang masih menjalani rawat inap di RSUD Dr Soeselo. Korban mengalami luka melepuh di bagian wajah sebelah kiri dan kedua tangannya.

Baca Juga: MK Batalkan Aturan Larangan Menikah denga Teman Sekantor. Ini Alasannya