Alami Gejala Sakit Ini Saat Umumkan Yerusalem Ibu Kota Israel, Trump Siap Jalani Pemeriksaan Medis


SURATKABAR.ID – Gedung Putih menyatakan bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bakal menjalani pemeriksaan media publik pada awal tahun depan di Walter Reed National Military Medical Center.

Pasalnya, Trump kesulitan melafalkan kata-kata secara jelas di mana itu mirip gejala kelu lidah.

Gejala itu terjadi pada akhir pidatonya tentang pengumuman Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel pada Rabu lalu.

Dia menyuarakan beberapa kata seperti “sh”, saat melafalkan kalimat ”and God bless the United Shtesh”.

Kata “Shtesh” seharusnya “State” sehingga kalimat itu bermakna ”dan Tuhan memberkati Amerika Serikat”.

Baca juga: Selalu Menjadi Perebutan Antara Kekuatan Besar Dunia, Ini 10 Fakta Singkat Kota Yerusalem

Tak ayal kondisi Trump memicu spekulasi publik di media sosial. Ada yang menduga kalau Presiden AS tersebut mengalami stroke. Ada juga yang menduga dia alami kesulitan bicara dengan gigi palsu.

Pria itu berpotensi membutuhkan 3 hal 1) Ambulans untuk potensi mini stroke 2) Masuk ke program 12 langkah 3) Denture Cream #Trumpslurring,” tulis pengguna akun Twitter @AlanCracknell.

Apakah ada orang lain yang melihat Trump mengejek menjelang akhir pidato di Israel? Seperti seseorang yang gigi palsunya terlepas? Saya serius,” tulis pengguna akun @SassyProf.

Trump jelas sangat sakit selama pidatonya tentang Yerusalem, tidak masuk akal dalam satu kalimat, menyayat beberapa kata, mengendus berlebihan dan terlihat sangat buruk.Kapan Gedung Putih akan membuat sebuah pernyataan?” tulis pengguna akun @dm1borden.

Baca juga: Setia, Nenek Ini Tetap Mengabdi Walau Majikan Sudah Puluhan Tahun Meninggal

Juru bicara Gedung Putih Sarah Huckabee Sanders pada hari Kamis waktu Washington menyebut bahwa spekulasi publik tersebut sangatlah menggelikan.

”Tenggorokan presiden sudah kering, tidak lebih dari itu,” katanya, seperti dikutip dari Sindonews.com, Jumat (8/12/2017).

Sanders menjelaskan bahwa Trump dijadwalkan menjalani uji medis rutin pada awal tahun depan di Walter Reed National Military Medical Center.

Menurut Sanders pemeriksaan itu secara historis telah dilakukan kebanyakan presiden. “Catatan-catatan itu akan dirilis oleh dokter,” katanya.

Trump, di usia 70 tahun, tercatat sebagai orang tertua yang pernah terpilih dan dinobatkan sebagai presiden.

Menanggapi keraguan soal kapasitasnya untuk berkantor di Gedung Putih, sang dokter pribadi Trump, Dr. Harold Bornstein, menulis sebuah surat keterangan sehat.

Baca juga: Pasutri Ini Berhubungan Intim Setelah 6 Bulan Tak Jumpa, Istri Nyaris Kehilangan Nyawa Ketika Itunya Pecah

“Tuan Trump, saya dapat menyatakan dengan tegas, akan menjadi individu paling sehat yang pernah terpilih menjadi presiden,” tulis keterangan dokter.

”Saya tidak berpikir dia lebih baik atau lebih buruk daripada rata-rata orang yang pergi dan berlatih setiap hari. Tidak merokok, tidak minum, dan ituhanya keuntungan terbaik yang bisa Anda jalani, dan dia memiliki sejarah keluarga yang baik.”