Waduh! Petugas Transjakarta yang Berdebat dengan Depe Lapor Polisi


SURATKABAR.ID – Perseteruan antara petugas Transjakarta dengan pedangdut Dewi Perssik berbuntut panjang. Polda Metro Jaya menerima laporan dari salah seorang petugas Transjakarta atas nama pelapor Harry Maulana Saputra.

Seperti diwartakan republika.co.id, Harry melaporkan ancaman kekerasan, melawan petugas, dan fitnah, ketika menjaga portal di jalur busway Pejaten, Jakarta Selatan.

Laporan Harry tertuang dalam surat laporan bernomor LP/5891/XII/2017/PMJ/DITRESKRIMUM. Meski demikian pihak kepolisian belum menjelaskan pihak terlapornya karena masih dalam proses penyelidikan.

“Masih dalam lidik (terlapor),” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, saat dikonfirmasi Sabtu (2/12/2017).

Pada surat laporan itu tempat kejadian perkara (TKP) merupakan lokasi kejadian dimana penyanyi yang akrab disapa Depe itu berdebat sengit dengan petugas Transjakarta. Tidak hanya itu, dalam laporan juga disebutkan nomor polisi (nopol) mobil milik terlapor adalah B 12 DP, sama persis dengan mobil yang ditumpangi mantan istri Saipul Jamil tersebut.

Baca Juga: Dewi Perssik Terobos Busway, Dirut Transjakarta: Pak Gubernur Saja Enggak Bisa Masuk Kok

Kronologi dipaparkan, saat Harry sedang menjaga portal jalur busway di daerah Pejaten, Jakarta Selatan. Tiba-tiba sebuah mobil sedan Jaguar dengan nopol B 12 DP, hendak melewati jalur busway dan berhenti sebelum portal. Penumpang meminta Harry membukakan portal, tetapi pelapor tidak meresponsnya.

Penumpang lantas memanggil Harry dengan nama binatang. Selepas itu Harry mendekati mobil tersebut dan meminta untuk tidak melewati jalur Busway. Akan tetapi pengemudi tersebut tetap ngotot untuk masuk dengan mengatakan sudah terbiasa memakai jalur itu.

Setelah melakukan negosiasi, pengemudi bersedia keluar dari jalur busway. Akan tetapi sebelum meninggalkan lokasi, pengemudi sempat mengeluarkan kalimat ancaman kepada petugas. Pelapor mengaku diancam dengan penyataan bahwa nanti akan datang orang-orang suruhan dan yang biasa mengawalnya, akan menemui Harry.

Bagi Harry, kejadian ini merugikan dirinya. Atas laporannya itu, terlapor akan dijerat dengan pasal 335 KUHP tentang Perbuatan Tidak Menyenangkan, pasal 212 KUHP tentang Kekerasan atau Ancaman, dan pasal 315 KUHP tentang Penghinaan.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaSegera! Surya Paloh Minta Khofifah Mundur dari Jabatan Mensos
Berita berikutnyaNyesek! Harus Tinggal di Gubuk Reyot dengan 2 Ekor Sapi, Begini Duka Mbah Umbran