Waspada! Cuaca Ekstrem Akibat Badai Cempaka dan Dahlia, Presiden Minta Masyarakat Berhati-Hati


SURATKABAR.ID – Presiden RI Ir. Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan kepada jajaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, Polri, Basarnas kementerian/lembaga terkait, dan Pemda untuk bersiap menghadapi dampak dari badai Cempaka dan Dahlia. Presiden juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia agar tetap waspada dalam beraktivitas. Pasalnya, belakangan ini cuaca sangat ekstrem akibat kedua badai tersebut memang tengah melanda wilayah nusantara.

“Saya mengimbau kepada masyarakat ini memang cuacanya sangat ekstrem. Jadi agar berhati-hati,” ungkap Jokowi, sebagaimana dikutip dari laporan Tirto.id, Sabtu (2/12/2017).

Diulang hingga dua kali, Jokowi kembali menekankan agar tetap berhati-hati dan terus meningkatkan kewaspadaan berkenaan cuaca ekstrem ini.

“Tingkatkan terus kewaspadaan karena cuacanya memang, sekali lagi, cuacanya ekstrem. Hujan lebat, angin kencang juga ada gelombang yang tinggi. Semuanya hati-hati,” tegas Jokowi.

Baca juga: KPK Temukan Bukti Dugaan Korupsi di Kantornya, Zumi Zola: Itu di Luar Kontrol Saya

Beliau melanjutkan, dirinya sudah memerintahkan kepada pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, Polri, Basarnas, kementerian/lembaga terkait dan Pemda untuk bersiap menghadapi dampak dari dua badai Cempaka dan Dahlia yang terjadi.

“Semuanya untuk waspada dan membantu masyarakat apabila ada bencana secepat-cepatnya dan kita harus antisipasi dampak cuaca ekstrem ini, terutama pada produksi pangan,” tegas Jokowi.

Sedangkan mengenai pasokan bahan makanan selama cuaca ekstrem ini, Jokowi mengklaim tak ada masalah hingga kini.

“Ini masih bulan Desember. Nanti masih ada bulan Januari,” tukasnya.

Kendati demikian, ia tetap mengingatkan pentingnya untuk menjaga jalur-jalur logistik agar tidak terputus akibat bencana.

“Ini juga harus betul-betul diantisipasi dan diwaspadai,” pungkas Jokowi.

323 Wilayah Berisiko Tinggi Bencana Alam

Sebelumnya, Khofifah Indar Parawansa selaku Menteri Sosial telah menyalurkan bantuan kepada korban banjir dan tanah longsor akibat Siklon Tropis Cempaka di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebesar Rp 1,8 miliar.

“Jadi ada santunan kematian bagi korban meninggal yang tadi disampaikan sebesar Rp15 juta per ahli waris. Kemudian bantuan bagi korban luka ringan sampai berat maksimal sebesar Rp5 juta,” demikian ia menguraikan usai mengunjungi lokasi pengungsi banjir dan tanah longsor di Balai Desa Kebonagung, Bantul, DIY.

Khofifah juga menyatakan badai Cempaka dan Dahlia yang terjadi di sebagian wilayah Jawa belakangan ini merupakan fenomena alam baru di Indonesia.

“Memang yang namanya Siklon Cempaka dan Dahlia itu sesuatu yang baru yang terkonfirmasi kepada kita semua,” tutur Khofifah, Sabtu (2/12/2017).

Ia melanjutkan, ada sekitar 323 kabupaten/kota yang berisiko tinggi terhadap kemungkinan terjadi bencana alam. Badai Dahlia terdeteksi berada di barat daya Samudera Hindia sehingga mempengaruhi cuaca ekstrem di wilayah nasional Indonesia. Masyarakat diimbau waspada terhadap pohon tumbang dan potensi papan reklame roboh seiring dengan adanya siklon tropis Dahlia.

“Diimbau kepada nelayan atau masyarakat yang mau berwisata pantai di pesisir selatan untuk selalu memantau informasi yang disampaikan oleh BMKG, dan sebaiknya nelayan tidak melaut terlebih dahulu sampai kondisi siklon tropis Dahlia mulai melemah,” ungkap Kepala BMKG Bandung Iid Mujtahidin, seperti dikutip dari Antara.

Perdana dalam Sejarah

Diketahui, pertama kali dalam sejarah, telah lahir dua badai atau siklon di wilayah Indonesia pada minggu yang sama. Siklon tersebut adalah siklon Cempaka dan siklon Dahlia.

Siklon Cempaka

Pada Senin (27/11/2017), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan siklon Cempaka telah terbentuk. Letaknya berada di perairan Selatan Jawa Tengah, sekitar 100 km sebelah selatan tenggara Cilacap. Lebih tepatnya di titik 8,6 lintang selatan dan 110,9 bujur timur.

Baca juga: Wow! 6 Jembatan Ini Desainnya Paling Menakjubkan Sedunia, Salah Satunya Ada di Indonesia

Siklon Dahlia

Berselang lusanya, hari Rabu (29/11/2017), siklon Cempaka tersebut melemah dan menjauhi Indonesia. Namun setelahnya lahir badai baru bernama siklon Dahlia. Badai ini muncul di wilayah 470 km sebelah barat daya Bengkulu. Tepatnya di titik 8,2 derajat Lintang Selatan dan 10,8 derajat Bujur Timur.