La Gode Tewas di Markas Tentara, Begini Tindakan Tegas Panglima TNI


SURATKABAR.ID – Kematian La Gode, warga Desa Lade, Pulau Taliabu, Maluku Utara, di markas tentara menjadi perhatian Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Sebab, kabar yang beredar menyebutkan bahwa La Gode tewas setelah dianiaya oleh anggota TNI. Terlebih, jenazahnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

Terkait hal ini, Gatot telah mengirimkan anggota Detasemen Polisi Militer (POM) dan dibantu pihak kepolisian untuk menyelidiki kasus tersebut.

“Saya belum bisa kasih keterangan karena saya sedang mengirimkan POM sama kepolisian di sana,” ujar Gatot saat ditemui di Istana Bogor, Kamis (30/11/2017) kemarin.

Baca juga: Dituduh Curi Singkong, Pria Ini Ditemukan Tewas Mengenaskan di Markas Tentara. Kuku Kaki dan Giginya Copot!

Lebih lanjut, Gatot menyebut bahwa Pulau Taliabu berada cukup jauh dari dermaga dan Kota Maluku Utara. Karena jarak tersebut, jarang ada kapal yang bersandar.

Menurut Gatit, Kapal yang biasa mengantarkan masyarakat ke pulau tersebut baru ada Senin (4/12/2017) mendatang. Oleh karena itu, pihak POM dan kepolisian baru bisa berangkat setelah kapal ada.

“Untuk sampai ke pulau tersebut dan kapal baru ada hari senin. Ya memang jadwal kapalnya seperti itu,” katanya.

Sebelumnya, dikabarkan bahwa La Gode ditemukan tewas di pos Satgas TNI di Pulau Taliabu, Maluku Utara, Selasa (24/11/2017) lalu. Pria ini diduga kuat menjadi korban pengeroyokan karena tertangkap basah mencuri 5 kilogram singkong parut milik warga.

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Maramoi, Maluku Utara, menduga kuat Gode tewas setelah mendapat penyiksaan tentara.

“Kami menduga kuat Gode adalah korban penyiksaan hingga tewas oleh tentara,” tutur Koordinator Kontras Yati Andriani, Selasa (28/11/2017).

Baca juga: Emak-Emak Nekat Katai Polisi dengan Julukan Tak Pantas, yang Terjadi Selanjutnya Malah…

Sementara itu, sejauh ini Detasemen Polisi Militer XVI/1 Ternate telah melakukan penyelidikan intensif terkait kematian La Gode.

Denpom telah memeriksa 9 saksi, yakni 3 prajurit TNI berinisal RB, DS, dan JN, 1 orang anggota Polri berinisial JA, dan 5 warga sipil berinisial JR, AH, LS, AS, dan YT.