Inilah 5 Perilaku yang Bisa Membahayakan Organ Intim Wanita


    SURATKABAR.ID – Kurangnya pengetahuan untuk menjaga kesehatan dan kebersihan organ intim wanita bisa mendatangkan masalah besar. Mulai dari menurunnya kesuburan, kehidupan percintaan hingga kemampuan kaum hawa dalam mencapai tingkat kepuasan saat bercinta.

    Meskipun sekilas Miss. V tampak seperti satu bagian kecil dari tubuh yang tak terlalu sulit perawatannya, namun jika diperhatikan lebih dalam, organ yang satu ini jauh lebih kompleks. Pasalnya terhubung dengan leher rahim dan rahim.

    Untuk itu, perawatan organ penting ini pun tak boleh sembarangan. Tetapi sayangnya, masih banyak wanita yang saat berhubungan badan melakukannya tanpa tahu hal tersebut bisa membahayakan organ intim mereka, seperti dilansir dari laman Kompas.com Rabu (29/11/2017).

    Menyemprotkan Pewangi atau Parfum

    Hal ini dimaksudkan agar pasangan tak kecewa saat bercinta dengan mereka. Padahal, meski bisa menghilangkan bau tak sedap pada area kewanitaan, kandungan bahan kimia di dalam produk-produk tersebut bisa menyebabkan iritasi.

    Baca Juga: Kepo dengan yang Dirasakan Pria Anda Saat Klimaks? Jawabannya di Luar Bayangan!

    Menggunakan Baby Oil Sebagai Pelumas

    Belum terlumasinya wanita bisa menyebabkan proses bercinta menjadi tidak nikmat, lantaran terlalu ‘seret’. Untuk mengakalinya, tak sedikit pasangan menggunakan baby oil untuk melumasi bagian intim wanita. Padahal cara tersebut bisa menyebabkan iritasi hingga infeksi mengerikan.

    Melumurinya dengan Whipped Cream

    Adegan seperti ini biasanya muncul di film dewasa. Tak hanya whipped cream, terkadang pemeran juga melumuri Miss. V lawannya dengan sirup coklat atau cairan manis lainnya. Padahal jika gula masuk ke dalam organ ini bisa mengacaukan kadar pH dan menimbulkan pertumbuhan jamur.

    Tidak Menggunakan Alat Kontrasepsi

    Alat konrtasepsi memiliki fungsi untuk mengurangi risiko penularan penyakit kelamin menular ataupun mencegah kehamilan di luar rencana. Penggunaan alat tersebut bisa membantu menjaga tingkat pH alami di dalam organ kewanitaan. Sebalinya, jika melewatkan pengaman ini, akan meningkatkan risiko penularan penyakit berbahaya.

    Baca Juga: Terkuak! Ini Cara Bedakan ‘Gunung Kembar’ Ori vs Hasil Oplas, yang Terakhir Bikin Geli

    Menggunakan Alat Bantu yang Terkontaminasi

    Untuk menambah gairah dan kepuasan, tak jarang alat bantu diikutsertakan dalam aktivitas penuh gairah di atas ranjang. Namun pastikan alat tersebut dalam kondisi steril dengan selalu mencucinya usai digunakan. Dan jangan pernah bergantian menggunakan ‘mainan’ milik orang lain, meski itu milik teman Anda!