Pasutri Ini Nekat B***h Diri Bersama Lantaran Tak Tahan dengan Tingkah Sang Anak, Begini Isi Surat Wasiatnya


SURATKABAR.ID – Anak yang dididik dan dibesarkan sejak kecil oleh orang tuanya memiliki kewajiban untuk menaati orang tua. Karena itulah setiap agama menganjurkan semua anak untuk berbakti kepada kedua orang tua. Jangan sampai, terus-terusan menjadi beban dan membuat orang tua susah di hari tuanya. Seperti halnya kasus yang baru-baru ini terjadi.

Dari akun Facebook Yuni Rusmini (27/11/2017) warga Desa Butuh, Kecamatan Keras, Kediri tiba-tiba saja digegerkan oleh kejadian meninggalnya pasangan suami istri. Pasutri tersebut diketahui adalah Hartono dan Ibu Is. Keduanya dilaporkan nekat b***h diri bersama lantaran tak tahan lagi dengan tingkah laku sang anak.

Kedua orang tua itu tidak tahan lagi dengan tingkah laku anak yang suka berhutang. Sebelum b***h diri, suami istri itu sudah terlebih dahulu menuliskan surat untuk sang anak. Dilansir dari Tribunnews.com pada Rabu (29/11/2017), berikut ini isi surat wasiat tersebut.

Baca juga: Andika Kangen Band Ditanya Soal Ketampanan dan Daya Tariknya, Ruben Onsu Spontan Jadi Seperti Ini

“Pesan bpk/ibu
1. Dana di 2 buku TAB BTPN dapat untuk biaya
2. Cincin ibuk di bagi 2
3. Jarit di atmari belakang
4. Bapk dan ibu jadikan satu lubang saja
5. Pembayaran rumah bapak oleh pak Massrok udah Lunas
-biaya pajak penjualan dan pembelia tanggungan bp. Massrok
– biaya waris tanggungan anakku (jual spd motor utk biaya)
6. brg2 milik mbah suyati biar di bawa saudara2 bpk
7. brg2 milik bapak ibu terserah kamu
8. sing rukun

selamat tinggal do’akan bpk/ibu selamat menghadap Alloh SWT”

Surat wasiat itu diakhiri dengan tanda tangan dari kedua orang tua tersebtu. Sementara itu dilansir dri akun Facebook Herman Sudirman Hulu, ia mengisakan kejadian tersebut yang memang mereka sudah benar-benar tidak tahan lagi dengan tingkah laku sang anak yang senang berhutang.

Baca juga: Cantik dan Memikat Hati, Gadis Penjual Mie Ini Bikin Cowok-Cowok Adem Panas. Siapa Dia?

Copas dari tetangga sebelah….Kedua orang tua ini lebih memilih b***h diri akibat kelakuan anaknya…Seharusnya…

Posted by Herman Sudirman Hulu on Sunday, September 11, 2016

Ternyata setelah ditelusuri kejadian tersebut sudah terjadi pada tahun 2016 yang lalu. Namun tentu saja kita sangat perlu untuk mengambil hikmahnya. Jangan sampai menjadi anak durhaka yang menyusahkan kedua orang tua di kehidupan sehari-harinya. Sudah sepatutnya kita berbakti dan menyenangkan orang tua di akhir hayatnya.