Nekat! Pria Ini Akan Luncurkan Diri dengan Roket Buatannya Demi Buktikan Bumi Datar


SURATKABAR.ID – Pada hari Sabtu (25/11/2017) besok, seorang pria asal California, Amerika Serikat (AS) berniat meluncurkan dirinya sendiri dengan roket setinggi 1.800 kaki. Aksi nekatnya tersebut ia lakukan demi untuk membuktikan bahwa Bumi datar. Menurutnya, selama ini para astronot telah memalsukan bentuk planet Bumi.

Melansir laporan Sindonews.com, Jumat (24/11/2017), pria yang bernama Mike Hughes (61) tersebut mengatakan bahwa aksinya ini akan menjadi tahap pertama program ruang angkasa “Bumi Datar” yang disponsori oleh Research Flat Earth. Research Flat Earth ini merupakan sebuah kelompok yang meyakini Bumi berada dalam posisi datar.

Mike Hughes yang kesehariannya bekerja sebagai pengemudi limusin akan menggunakan roket yang dirancang untuk menempuh jarak sekitar satu mil dengan kecepatan sekitar 500 mph.

”Jika Anda tidak takut mati, Anda orang bodoh,” ujarnya Hughes.

Baca juga: Rapper AS Rela Lakukan Ini untuk Buktikan Bumi Datar

Hughes mengakui ketakutannya, namun ia pun menjelaskan mengapa dirinya bersedia nekat melakukan aksinya.

”Ini menakutkan, tapi tak satu pun dari kita yang keluar dari dunia ini hidup-hidup. Saya suka melakukan hal-hal luar biasa yang tidak dapat dilakukan orang lain, dan tidak ada seorang pun dalam sejarah manusia yang telah merancang, membangun dan meluncurkan dirinya di roketnya sendiri,” lanjut Hughes, seperti dilansir dari Fox News, Kamis (23/11/2017).

Hughes mengklaim telah membangun roket bertenaga uap. Roket itu dirancangnya dari logam bekas di garasinya.

Proyek roketnya menghabiskan biaya sekitar USD20.000, termasuk pembelian rumah motor dari Craigslist yang ia modifikasi.

Hughes menuturkan, tujuan dari misinya yang terbilang sangat berani ini adalah untuk menempuh ketinggian beberapa mil di atas Bumi, kemudian mengambil foto keseluruhan planet yang dihuni manusia ini.

”Saya tidak percaya pada sains,” tukas Hughes.

”Saya tahu tentang dinamika aerodinamika dan fluida dan bagaimana segala sesuatu yang bergerak melalui udara, sekitar ukuran tertentu dari nosel roket dan dorongan. Tapi itu bukan sains, itu hanya formula. Tidak ada perbedaan antara sains dan fiksi ilmiah,” urainya.

Hughes menyebutkan bahwa proyeknya akan menutup teka-teki dan misteri bentuk bola Bumi ini. Ia menuturkannya dalam sebuah wawancara dengan kelompok “Bumi Datar” pada bulan Juni lalu. Meski begitu, dia mengakui bahwa dia harus banyak belajar tentang ilmu roket.

Bagaimanapun, Hughes juga tak bisa dibilang amatiran dalam hal ilmu roket. Dia membangun roket pertamanya pada tahun 2014 dan terbang seperempat mil di Arizona, meskipun penerbangan tersebut membuatnya terluka.

Namun rencana peluncuran diri pada Sabtu nanti akan menimbulkan tantangan bagi si pemberani tersebut.  Proyek ini mendapat dukungan komunitas “Bumi Datar” di Amerika.

”Kami mencari sponsor baru untuk ini, dan saya percaya Bumi ini datar,” tandas Hughes pada pembawa acara dari komunitas tersebut. ”Saya melakukan penelitian selama beberapa bulan.”

Menurut pembawa acara, Hughes ialah penjelajah rahasia ilmiah yang sebenarnya dan tidak dikompromikan oleh pemerintah.

Hughes juga menganggap bahwa selama ini astronot hanyalah actor bayaran yang tampil di depan bola CGI (Computer-Generated Imagery), seperti dikutip dari NationalGeographic.co.id.

Baca juga: Ternyata Ini yang Sebabkan Orang Percaya Bumi Datar

”John Glenn dan Neil Armstrong adalah Freemason,” tukas Hughes mengacu pada dua astronot AS.

”Begitu Anda mengerti itu, Anda mengerti akar dari penipuan ini,” ia memungkasi.