Sindir Kuasa Hukum Setnov, Mahfud MD Sebut Soal Advokat Oon


    SURATKABAR.ID – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD mengingatkan advokat untuk lebih menata diri dalam menghadapi sebuah kasus hukum.

    Sebab, saat ini menurut Mahfud mulai bermunculan advokat yang tidak paham hukum. Tentu hal ini harus menjadi koreksi bagi para advokat.

    Sindiran keras tersebut diungkapkan oleh Mahfud melalui akun Twitter pribadinya, @mohmahfudmd, Minggu (19/11/2017) lalu.

    Dunia advokat hrs menata diri. Sekarang ini mulai ada advokat/kuasa hukum yang tak paham hukum bahkan oon di bidang hukum,” tulisnya di Twitter, dilansir republika.co.id.

    Baca juga: Jleb! Di Hadapan Hakim, Nazar Ungkap Jumlah Uang yang Diterima Ganjar

    Selain itu, Mahfud juga menyebut bahwa ada kuasa hukum yang hanya pandai bicara, tapi tak memiliki keilmuan hukum yang memadai. Untuk itu, tak seharusnya seorang advokat disumpah sembarangan.

    Sekarang ini mulai ada kuasa hukum yg hanya pandai cuap2. Proses rekrutmen dan pembinaan etika hrs dijaga dari awal, jgn sembarang disumpah,” tegas Mahfud dalam cuitannya.

    Diduga kuat, cuitan-cuitan berisi sindiran menohok ini ditujukan pada kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi. Sebab, Fredrich sebelumnya sempat mengemukakan bahwa pihaknya akan membawa kasus hukum Novanto ke Pengadilan Internasional HAM.

    Fredrich menyebut akan melaporkan KPK terkait penahanan yang tak melihat kondisi kesehatan Novanto yang memburuk.

    Rencana Fredrich ini pun dipertanyakan olah mahfud MD. Sabtu (18/11/2017) lalu, melalui akun Twitter miliknya, Mahfud menegaskan bahwa pengadilan internasional hanya mengadili kasus genosida dan kejahatan kemanusiaan.

    Friedrick akan malaporkan KPK ke Pengadilan HAM Internasional? Hahaha, Jngn2 Friedrick tak tahu bhw pengadilan internasional tsb hanya mengadili genosida dan kejahatan kemanusiaan. Genosida dan kejahatan kemanusiaan itu pny arti stipulatif, Bung. Tak bs disuruh ngurusi Setvov,” tulis Mahfud MD.

    Kini, selain Fredrich, Novanto juga menggandeng Otto Hasibuan sebagai kuasa hukumnya. Otto sendiri mengatakan bahwa dirinya akan bersikap objektif dalam melakukan pembelaan.

    Baca juga: Dari Pondok Indah Hingga Kupang, Segini Harga Sejumlah Rumah Mewah Setya Novanto

    “Kita harus pertimbangkan semua, kita harus objektif. Apa pun yang terjadi, bagi kami sebagai lawyer, tidak harus kalah, tidak harus bebas, tidak harus tidak bersalah, yang penting semua hukum kita tegakkan secara benar. Kalau dia salah, salahkan berdasarkan bukti-bukti hukum. Kalau benar, bebaskan dia berdasarkan bukti-bukti hukum, saya ambil posisi seperti itu membelanya,” tegasnya.