Sering Ikut Ibunya ke RS, Gadis Kecil Alami Penyakit Mengerikan yang Tak Terdeteksi


SURATKABAR.ID – Rumah Sakit mungkin bukan tempat berbahaya bagi orang dewasa. Namun, anggapan ini tak berlaku untuk anak kecil.

Seorang gadis kecil mendadak sakit dan bobot tubuhnya di bawah standar usia. Padahal, selama ini tak ada gejala apapun yang dideritanya.

Sang ibu pun bingung apa yang sebenarnya terjadi pada sang anak. Hingga akhirnya, serangkaian tes mengungkap fakta mengejutkan soal kondisi anaknya.

Kisah ini diceritakan oleh akun Facebook bernama Nuriyah. Dia membagikan cerita soal penyakit anaknya, Aqilah, yang sempat tak terdeteksi.

Baca juga: Curhat Soal Hobi Baru Iriana, Jokowi: Aduh yang Dilihat di Situ

Minggu lalu ke Dokter anak di Rs lalu setelah di ukur Bb(berat badan) cila, dokter bilang Bb nya dibawah standar usianya.” katanya mengisahkan, dilansir tribunnews.com

Nuriyah awalnya menduga hal ini terjadi karena anaknya dulu lahir prematur. Tapi, dokter memastikan hal tersebut tak berpengaruh. Dokter kemudian menyarankan agar Nuriyah membawa anaknya untuk tes urin.

Setelah hasil tes keluar, dokter menyebut bahwa terdapat bakteri di urin Aqilah. Dokter juga menyarakan tes lanjutan untuk mengetahui apa yang menjangkiti gadis kecil itu.

Stelah mengambil hasil maka kami kembali ke dokter tsb

Dokter: dengan wajah serius, aduh ibu ini bahaya nihh. Anak ibu ada lbh 100.000 bakteri dlm stiap 10ml pipisnya. Ibu bayangin ya klo sekali pipis aja 10ml ibu x 100rb. Klo bakteri lbh dr 100rb disebut bakteri tumbuh dan akan trus bertumbuh. 
Nama bakteri nya PSEUDOMONAS AERUGINOSA, Ini jenis bakteri yg ada di RUMAH SAKIT dan berbahaya karna dpt menyebabkan Komplikasi. Apa anak ibu sering berkunjung ke Rs?

Nuriyah: iy dok, klo saya jenguk temen dy yg sakit dy saya ajak. Sm klo ada tmn saya lahiran dan wkt saya lahiran. Soalnya saya fikir klo hanya druang melahirkan dan anak tdk masalah dok

Dokter nah ini dy bu mngkn dy main2 atao lari2an trus kepegang lantai atao barang2 d rs lalu dy pgg mulut lalu terkena lah bakteri nya,” tutur dokter menjelaskan penyebab penyakit anaknya.

Mendapatkan hasil ini, dokter menyarankan Aqilah disuntik antibiotik selama 5 hari untuk membunuh kuman. Selanjutnya, akan dilakukan tes ulang cultur urin.

Kondisi ini membuat Nuriyah menangis dan menyesali perbuatannya selama ini. Ia juga mengingatkan agar para orangtua tak mengajak anaknya ke rumah sakit kecuali untuk berobat.

Jangan sampe ya yg lain ngalamin karna setelah saya googling ttg bakteri tsb. Sangat menyeramkan,” katanya.

Baca juga: Jenderal Gatot Dicekal, Akun TNI Tulis Begini di Twitter

Nuriyah pun menceritakan soal kondisi anaknya yang kini telah makin membaik. Meski begitu, Aqilah masih harus mengonsumsi antibiotik dan melakukan serangkaian tes lanjutan untuk mendapatkan kesembuhan.