4 Brimob Terluka dan 1 Gugur dalam Upaya Pengejaran Kelompok Separatis di Tembagapura


SURATKABAR.ID – Upaya pengejaran kelompok separatis yang dipimpin oleh Sabinus Waker di Gunung Sangker Kalibua Kampung Utikini di Tembagapura, lantaran dianggap bertanggung jawab atas penyerangan terhadap Brimob Polda Papua, Sabtu (21/10) pukul 12.35 WIT harus berakhir dengan duka.

Diberitakan sebelumnya, anggota Brimob melakukan pengejaran usai penyerangan terhadap warga asing di Tembagapura.  Dalam upaya tersebut, sejumlah anggota polisi mendapatkan luka tembak. Lalu pada kontak senjata selanjutnya, seorang anggota Brimob harus gugur di lokasi kejadian, diwartakan Beritasatu.com.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustafa Kamal, menyampaikan bahwa anggota Polda Papua melakukan pengejaran terhadap kelompok separatis tersebut. Namun mereka mendapatkan perlawanan yang berarti di daerah Jembatan Utikini pada Minggu (22/10), sekitar pukul 16.00 WIT.

“Polda Papua-Polres Mimika yang mengejar kelompok Sabinus Waker kembali ditembaki oleh mereka di daerah Jembatan Utikini, Tembagapura, Minggu (22/10) tadi sekitar pukul 16.00 WIT,” terang Kombes Ahmad Mustafa Kamal, Minggu (22/10) malam, seperti yang dikutip dari laman Beritasatu.com.

Baca Juga: Terkait Insiden Penolakan Panglima TNI Memasuki Amerika, Begini Tanggapan Dubes AS

Adalah anggota Brimob Den B Timika Briptu Berry Pramana Putra yang mengalami luka tembak dan langsung meninggal di lokasi kejadian. Tim evakuasi baru tiba di Kampung Banti, Senin pukul 06.00 WIT. Tak lama pasukan kembali mendapatkan serangan dari kelompok bersenjata, menyebabkan empat anggota terluka.

Keempat anggota Brimob yang terluka dalam serangan tersebut adalah Ipda Giay yang mendapatkan luka tembak di tangan kiri, Bribda Hence pada kaki kiri, Bribda Mario pada telapak tangan kiri dan Aipda Mustari yang mendapat tembakan di paha bagian kiri, diwartakan Sindonews.com, Senin (23/10/2017).

Lebih lanjut, Ahmad Mustafa Kamal menjelaskan bahwa sebelumnya anggota Brimob Polda Papua yang melakukan patrol di Kali Bua, Kampung Utikini, Tembagapura, Kabupaten Timika, Sabtu (21/10) pukul 07.00 WIT, menerima serangan senjata dari kelompok separatis ketika tiba di sekitar Gunung Sangker.

Sebelumnya pihak kepolisian mengejar pelaku penembakan mobil dan karyawan PT Freeport, di mana salah satu penembakan merupakan warga negara asing, Joe Hatch dari Amerika Serikat. Penyerangan bersenjata tersebut meletus pada Sabtu (21/10) sekitar pukul 08.05 WIT di Area Mile 67. Selain menembaki mobil yang dikendarai Joe, kelompok bersenjata tersebut juga menyerang mobil yang dikendarai Muhammad Jamil.