Ya Ampun! Saking Populernya, Selingkuh Dijadikan Nama Kota di Jepang


SURATKABAR.ID – Siapa yang mengira jika perselingkuhan ternyata sangat popular di negeri Sakura, Jepang. Saking populernya penyelewengan di sana, ada sebuah kota yang bahkan dinamai ‘Selingkuh’ (Affair Town). Bertuliskan huruf kanji “Uwaki” yang artinya ‘selingkuh’, kota yang terletak di Moriyama Perfektur Saga ini juga disebut Kota Fukecho yang bermakna sama.

Melansir laporan Tribunnews.com, Minggu (22/10/2017), beberapa kajian memang belum dapat memastikan asal muasal sejarah kota yang namanya terbilang unik tersebut. Namun ada dua kemungkinan yang terindikasi—berikut tak diketahui fakta mana yang lebih dulu mendasarinya sehingga kota ini dinamakan “Fukecho” atau “Uwaki” (berarti selingkuh).

Satu sejarah menuliskan bahwa air laut selalu mendekati Sungai Yasu yang ada di Kota Fukecho tersebut. Fenomena unik ini lantas menyebabkan air bawah laut yang mengalir di sungai dan bagian atas sungai itu melembab. Gejala alam tersebut kemudian dianggap sebagai ‘penyelewengan’ antara dua air (laut dan sungai) di mana air laut bersembunyi di bawah air sungai.

Sejarah lainnya menuliskan, pada zaman dahulu kala ada orang besar dan elit semacam bangsawan bernama Sadakatsu Fukegenrokurou tahun 739 yang membangun kembali kuil terkenal di sana. Seperti diketahui, orang-orang di negeri Matahari Terbit tersebut sangat menghormati kuil serta ritual yang selalu menjadi pegangan dalam hidup mereka, sehingga yang membangun atau merekonstruksi kuil pastilah dihormati warga setempat.

Baca juga: Nggak Nyangka! Ternyata Bintang Film Dewasa Ini Punya Sisi Humanis yang Membuat Banyak Orang Memujinya

Nama Fukegenrokurou, jika ditulis dalam huruf kanji mengandung makna “uwaki” (selingkuh). Jadi diperkirakan kota tersebut dinamai demikian guna menghormati Sadakatsu Fukegenrokurou. Warga setempat kemudian menggunakan tulisan kanji ‘uwaki’ tersebut, namun seiring berjalannya waktu, penyebutannya berubah menjadi Fukecho.

Hasil Survei Tentang Perselingkuhan

Meski hingga kini belum ada bukti yang bisa mempertegas fenomena manakah yang terjadi lebih dulu hingga menyebabkan kota tersebut dinamai demikian, namun hasil survei terbaru malah menunjukkan fakta unik lain terkait fenomena perselingkuhan di sana.

Hasil survei sebuah lembaga Jepang baru-baru ini mengenai selingkuh memberikan pertanyaan: Anda ingin jadi apa bila terjadi selingkuh atau dicurigai terjadi perselingkuhan?

Jawaban terbanyak 63 persen ingin lahir kembali (reinkarnasi).

Kemudian 21 persen ingin minta ganti rugi uang jutaan Yen kepada pihak yang melakukan perselingkuhan. Sebanyak 9 persen orang menjawab ingin cerai.

Sedangkan 7 persen lainnya tidak bisa mengungkapkan pendapat secara hitam putih.

Baca juga: Transformasi 7 Orang yang Lakukan Operasi Plastik Ini Hasilnya Bikin Pangling! Takjub Atau Ngilu?

Uniknya lagi, bahkan, untuk mengetahui selingkuh tidaknya pasangan mereka, banyak orang Jepang menyewa detektif (disebut “tantei”) dan merogoh kocek dalam-dalam hingga 300.000 Yen (sekitar Rp 36 juta).