Sadis! Baru 6 Bulan Diadopsi, Bocah Ini Tewas Mengenaskan Karena Disiksa


SURATKABAR.ID – Akhir-akhir ini kerap terdengar kabar tak menyenangkan tentang kekerasan terhadap anak. Belum lama ini, wajah seorang anak dicelupkan ke wajan berisi minyak goreng panas oleh neneknya di Cimahi. Kasus kekerasan terhadap anak, bahkan pembunuhan, pernah menyita perhatian masyarakat Indonesia pada 2015 silam. Adalah kasus pembunuhan kepada Angelin yang baru berusia 8 tahun. Bocah imut itu tewas ditemukan terkubur di belakang kandang ayam dekat pohon pisang pada Sabtu 16 Mei 2015 malam.

Kasus yang dialami anak-anak ini beragam, tidak hanya kekerasa fisik semata, melainkan juga bisa pelecehan, human trafficking, dan hingga pembunuhan itu sendiri. padahal, hukum di Indonesia tentang perlindungan Hak Asasi Anak sudah tegas tertulis. Namun, sampai sekarang, kita masih bisa menemukan kasus-kasus semacam ini terus teradi.

Baru-baru ini diketahui, seorang anak bernama Konadi Utama yang masih berusia 5 tahun diduga tewas dibunuh. Diberitakan laman grid.id yang juga melansir dari akun Facebook Yuni Rusmini, Konadi tewas akibat penyiksaan selama sekitar 4 bulan yang diterimanya dari orangtua angkatnya.

Baca Juga: Kunjungi Rumah Calon Besan, Jokowi Sempat Bikin Paspampres Panik Hingga Berlarian

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bener Meriah AKP Suparwanto sudah mengamankan tersangka. Pasangan suami istri ini diduga yang melakukan penganiayaan berat pada Konadi yang tak lain adalah anak angkatnya. Kejadian mengerikan itu terjadi di rumah ayah angkat Konadi di Kp. Intang Berangun, Kec Pintu rime gayo, kab. Bener Meriah, pada hadri Selasa (10/10/2017) sore sekira pukul 17.00 WIB.

Konadi adalah bocah yang lahir pada tanggal 16 September 2012 di Desa Bale Atu, Takengon, Aceh Tengah. Bapak dan ibu kandungnya adalah Aspriansya (40) dan Eka Fitria Murni (29). Konadi kemudian diketahui telah diadopsi oleh RO dan JH sejak April 2017, 6 bulan yang lalu dan tinggal di desa Bintang Berangon Kecamatan Pintu Rime Gayo.