Selamat dari Rudal Hingga Dibentengi Paranormal, Ini 5 Kisah Kesaktian Soeharto


SURATKABAR.ID – Sosok presiden kedua Republik Indonesia, Soeharto, disebut-sebut memiliki ribuan benda pusaka dan ratusan paranormal.

Bahkan, ia juga dikenal sebagai pemimpin negara yang lekat dengan kekuatan spriritual dan mistis. Kekuatan mistis ini diduga digunakan oleh Soeharto untuk membentengi kekuasaannya sebagai pemimpin Indonesia.

Tak sedikit cerita yang beredar tentang kekuatan mistis dan kesaktian Soeharto tersebut. Dilansir tribunnews.com, berikut 5 kisah tentang kesaktian yang dimiliki Pak Harto:

Mengidolakan Semar

Soeharto merupakan pemimpin yang menyerap budaya leluhur dan menjadikannya sebagai prinsip hidup. Selain kerap menjalankan puasa Senin Kamis, ia juga mengidolakan Semar, rakyat jelata yang disegani oleh para ksatria dan dewa dalam dunia pewayangan.

Baca juga: Minta Ditembak Mati dengan Mata Terbuka, Pesan Kematian Jenderal Supardjo Bikin Merinding

Memiliki 2.000 pusaka

Kabarnya, Soeharto memiliki 2.000 pusaka yang mempengaruhi posisinya di Indonesia. Salah satunya adalah keris Keluk Kemukus yang dipercaya bisa memberikan kemampuan menghilang bagi pemiliknya.

Memiliki 200 paranormal

Selain pusaka yang berasal dari Bali hingga Keraton Surakarta, menurut Intisari Soeharto memiliki 200 paranormal.

Ratusan paranormal ini memiliki tugas untuk membentengi kekuasaan Soeharto dan memberikan nasihat spiritual serta penerawangan gaib.

Lolos dari rudal

Maret 1995 silam, SOeharto memberanikan diri untuk mengunjungi Bosnia Herzegovina yang tengah dilanda konflik perang saudara.

Dua jam berada di sana, tak ada peristiwa yang membahayakan nyawanya. Namun, saat akan pulang ke Indonesia, sebuah rudal meledak di luar landasan pacu bandara.

Peristiwa ini kemudian dikaitkan dengan hal mistis. Rumor menyebutkan, rudal ini ditangkis oleh kekuatan gaib yang melindungi Soeharto.

Hilangnya wahyu keprabon

Sebelum Soeharto lengser dari kursi kepresidenan, banyak kalangan spiritual yang memprediksi bahwa wahyu keprabon pemimpin bangsa itu telah pergi.

Bahkan, masyarakat Surakarta mengaku melihat seberkas cahaya hijau berbentuk ular naga yang terbang melesat meninggalkan Keraton Mangkunegaran.

Baca juga: Kunjungan Kerja ke Sumenep, Pakaian Jokowi Jadi Pusat Perhatian

Peristiwa ini terjadi sebelum istri Soeharto, Ibu Tien, meninggal dunia. Kematian Ibu Tien ini juga diesbut sebagai hilangnya aura Soeharto. Tak lama kemudian, Soeharto terlihat renta dan tanpa cahaya hingga dirinya lengser dari posisinya sebagai Presiden RI.